296 Punggawa KPU Depok Rapid Test

In Politika
KPU rapid test
CEK : Ketua KPU Kota Depok, Nana Shobarna menjalani Rapid Test di Gedung Dibaleka II Lantai 10, Balaikota Depok, Kamis (2/7). FOTO : RICKY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Mempersiapkan pelaksanaan tahapan Pilkada di tengah  pandemi Covid-19. KPU Kota Depok langsung bergerak cepat, dengan melakukan rapid test untuk seluruh jajaran penyelenggara Pemilu tingkat Kota Sejuta Maulid.

Kamis (2/7), 296 punggawa KPU, mulai dari Komisioner beserta Pegawai Sekretariat KPU Kota Depok, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-Kota Depok, jalani pemeriksaan di Gedung Dibaleka, Balaikota Depok.

Ketua KPU Kota Depok, Nana Shobarna mengatakan, kegiatan ini adalah tindaklanjut dari Surat Dinas KPU RI Nomor 488/PP.08.1-SD/02/KPU/VI/2020 tentang Pemenuhan APD Kegaiatan Tahapan Verifikasi Faktual dan Kegiatan Pencocokan dan penelitian (Coklit) Pemilihan Serentak 2020.

“Sesuai dengan surat tersebut, kami melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk dapat memfasilitasi. Alhamdulillah semua dapat berjalan dengan baik sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik pula,” kata Nana kepada Radar Depok.

Nana menegaskan, kegiatan rapid test ini juga merupakan penggambaran bentuk kesiapan KPU Kota Depok dalam menyelenggarakan Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Depok 2020, terutama yang berdekatan dengan tahapan coklit.

“Menyelenggarakan Pilkada dalam kondisi pandemi Covid-19 ini harus dapat dilaksanakan dengan memenuhi dan menerapkan protokol kesehatan,” tegas Nana.

Lebih lanjut Nana menegaskan, prinsip dasar dari pelaksanaan Pilkada dalam kondisi pandemi Covid-19 adalah perlu memastikan keselamatan dan kesehatan, baik penyelenggara, peserta dan pemilih. Selain itu tanpa mengabaikan kualitas demokrasi yang memang sudah menjadi ketentuan.

“Terima kasih kepada Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Kesehatan yang telah memfasilitasi kegiatan ini. Kami juga berterima kasih kepada seluruh PPK dan PPS yang telah ikut serta dalam kegiatan ini,” ucapnya.

Nana menambahkan, setelah selesai tahapan perekrutan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) yang berjumlah 4.015. Selain  akan difasilitasi dengan APD, tiap petugas pun bakal menjalani Rapid Test pada kloter selanjutnya. Sehingga, baik petugas maupun warga yang di Coklit, terhindar dari tertular atau menularkan.

“Tentu kami semua berharap, pandemi Covid-19 segera berakhir, sehingga dapat melaksanakan pesta demokrasi dengan keadaan kondisi yang normal. Dan masyarakat pun akan antusias untuk datang ke TPS 9 Desember 2020,” tutup Nana. (rd/cky)

 

Jurnalis : Ricky Juliansyah

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

sebatangkara meninggal

Sebatangkara, Ditemukan Meninggal

EVAKUASI : Kapolsek Sawangan, Kompol Sutrisno meninjau lokasi penemuan jenazah. FOTO : INDRA SIREGAR/RADAR DEPOK   RADARDEPOK.COM,

Read More...
3 mahasiswa berprestasi

Tiga Mahasiswa FMIPA UI Berprestasidi Kompetisi Debat Nasional

BERPRESTASI : Tiga mahasiswa FMIPA Universitas Indonesia meraih Juara Kedua dalam Kompetisi Debat Nasional yang

Read More...
rekomendasi PKS berubah

Isi Rekomendasi Berubah, PKS : Bisa Saja

Ketua Bidang Humas DPW PKS Jawa Barat, Imam Budi Hartono (dua dari kiri).   RADARDEPOK.COM, DEPOK –

Read More...

Mobile Sliding Menu