Aksi Sosial Politikus Saat Covid-19 : Bang Has Sebar 8000 Masker di Depok

In Politika
aksi sosial politik
PEDULI : Anggota DPRD Jawa Barat, HM Hasbullah Rahmad saat memberikan masker, di Kelurahan Pondok Petir, Bojongsari, Kamis (2/7). FOTO : RICKY/RADAR DEPOK

 

Membantu menanggulangi penyebaran Covid-19, Anggota DPRD Jawa Barat, HM. Hasbullah Rahmad, membagikan 8000 masker, untuk delapan kantor kelurahan yang ada di Kota Depok. Politikus PAN ini turun langsung dalam pendistribusian.

Laporan : Ricky Juliansyah

RADARDEPOK.COM – Delapan kelurahan yang mendapat jatah masker, antara lain, Kelurahan Kalimulya, Cilodong dan Sukamaju di Kecamatan Cilodong, kemudian, Kelurahan Sukmajaya Kecamatan Sukmajaya, Kelurahan Rangkapan Jaya Baru di Kecamatan Pancoranmas, Kelurahan Sawangan Kecamatan Sawangan, selanjutnya Kelurahan Pondok Petir dan Kelurahan Curug di Kecamatan Bojongsari.

“Tiap kelurahan mendapatkan 400 pics masker. Sisanya akan saya bagikan langsung ke masyarakat,” tuturnya, Kamis (2/7).

Ketua Badan Kehormatan DPRD Jawa Barat ini mengungkapkan, berdasarkan hasil evaluasi dari Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 di Jabar ini memang ada beberapa daerah yang dinyatakan zona hijau dan boleh melaksanakan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) atau New Normal. Namun, ada juga seperti di Depok yang masih belum, karena kasus barunya muncul, sementara kasus lamanya belum turun atau masih ada yang belum sembuh.

“Daerah-daerah seperti Depok ini juga masih dalam pengawasan dari Jabar. Pembagian masker ini juga sebagai bentuk dari ikhtiar kami dalam mencegah penyebaran Covid-19,” kata Bang Has, sapaannya.

Untuk skenario new normal sendiri, tetap dalam prosedur penerapan protokol kesehatan yang ketat. Sehingga, untuk mewujudkan hal itu perlu ada kerjasama dengan seluruh stakeholder dan sosialisasi yang massif di masyarakat.

“Jangan sampai pemberlakukan new normal, nantinya malah memunculkan cluster baru,” katanya.

Di Depok sendiri, ditemukan kasus baru, di mana ada satu wilayah yang satu keluarga positif Covid-19, sementara Orang Dalam Pemantauan  (ODP) pun belum surut. Hal ini, kata Bang Has, menjadi tantangan untuk Kota Depok.

“Di satu sisi, menurut saya masyarakat sudah semakin cuek dengan Korona. Sudah banyak yang tidak mengenakan masker,” terangnya.

Hal tersebut, sambung Bang Has, menjadi problem baru, ketika di kerumunan public ada yang terjangkit Covid-19, dan orang tersebut batuk di sana-sini tanpa menggunakan masker, kemudian orang lain juga tidak mengenakan masker walaupun tidak positif.

“Jika seperti itu, kasus di Depok tidak akan berakhir, sampai kapan Depok bisa sembuh dari Covid-19, kan tidak ada yang bisa diprediksi. Secara global, Indonesia termasuk sumber Korona selain Cina, karena dianggap penanganannya kurang tegas dan sistematis,” ucap Bang Has. (rd/cky)

 

Jurnalis : Ricky Juliansyah

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

banyak orang masker

Jika Tak Lakukan Ini, Percuma Kenakan Masker Cegah Covid-19

ILUSTRASI   RADARDEPOK.COM - Memakai masker menjadi salah satu langkah paling sederhana dan penting yang dapat dilakukan

Read More...
botol vaksin korona

Vaksin Covid-19 Akan Disebar ke Provinsi Ini di Indonesia

ILUSTRASI   RADARDEPOK.COM, JAKARTA - Vaksin virus Korona (Covid-19) sudah siap didistribusikan Pemerintah ke seluruh Indonesia. Menteri

Read More...

Seperti Apa Terpeka yang Dinobatkan Tol Terpanjang di Indonesia

  RADARDEPOK.COM - Jalan Tol Trans-Sumatera (JTTS) ruas Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung (Terpeka) tercatat masih menjadi jalan tol terpanjang

Read More...

Mobile Sliding Menu