Birokrat (Bukan) Pelayan Koruptor

In Ruang Publik

 

Oleh: Dra. Ihsanira Dhevina E, M.A

Widyaiswara Kementerian Sekretariat Negara pengampu materi Anti Korupsi pada Lasar CPNS

 

JUDUL diatas merupakan judul dari sebuah buku yang terbit bertahun silam, sebagai bentuk kepedulian atau tepatnya keprihatinan sang penulis terkait perilaku koruptif dikalangan birokrat; yang seharusnya berkedudukan sebagai pelayan publik dan bukan pelayan koruptor. Secara de jure, Undang-Undang ASN Nomor 5/ 2014 telah menentukan kedudukan ASN sebagai pelayan publik disamping sebagai pelaksana kebijakan publik dan sebagai perekat dan pemersatu bangsa.

Belum lama ini, ada kepala negara suatu negeri yang menghimbau warganya agar ikut serta mengawal dana bencana pandemi sehingga benar-benar dapat dimanfaatkan dan bermanfaat bagi publik. Himbauan tersebut dapat sebagai bentuk kepercayaan bagi publik karena, bagaimana tidak – ada himbauan langsung dari seorang kepala negara yang merasa perlu meminta publik untuk turut berpartisipasi mengawasi penggunaan dana milik publik.

Namun disisi lain, menimbulkan suatu pertanyaan, apakah himbauan itu disampaikan karena banyaknya pihak yang akan memanfaatkan dana publik bagi kepentingan pribadi?  Atau dengan kata lain, apakah dana tersebut memang sudah menjadi incaran pihak-pihak tertentu? Atau memang pihak berwenang yang seharusnya menjaga penggunaannya sudah tidak dapat dipercaya, sehingga perlu mendapat pengawasan bersama dari publik?

Apapun itu, himbauan tersebut perlu mendapat perhatian baik dari aparat negara maupun dari publik itu sendiri. Sebenarnya, publik sudah paham betul bahwa penyalahgunaan wewenang dalam pengelolaan uang negara dalam hal ini dana publik termasuk tindak pidana korupsi (tipikor). Semua sepakat bahwa korupsi termasuk kategori extraordinary crime  yang sangat mengusik rasa keadilan setiap manusia.

Hampir semua negara memiliki sejarah korupsi, seperti Hong Kong dan China dimasa lalu. Kasus korupsi yang pada akhirnya menimbulkan kesengsaraan dan merepotkan banyak pihak termasuk aparat negaranya; serta menjadikan Hongkong sebagai kota terkorup di dunia.

Hingga pada tahun 1974, saat Hongkong masih dalam pengelolaan Inggris, dibentuklah Komisi Pemberantasan Korupsi Hong Kong atau Hong Kong Independent Commission Against Corruption (ICAC) – dengan disertai dukungan penuh dari publik dan pemerintah Hong Kong saat itu, ICAC berhasil meraih prestasi terbaiknya dan mendapat sebutan sebagai lembaga tersukses dalam pemberantasan korupsi. Bukan perkara mudah namun bukan pula tidak mungkin. Kesemuanya berawal dari aparat negara yang mampu memegang amanah rakyatlah dan mampu meletakkan kepentingan rakyat sebagai  prioritas utama.

Pengalaman China lain lagi, sebagai negara dengan tingkat korupsi yang tinggi, China tidak main-main dalam menerapkan hukuman berefek jera dan berhasil menekan angka korupsi secara signifikan. Walau tidak ada data resmi karena sikap China sangat tertutup mengenai jumlah koruptor yang dikenai hukuman ini, China berada di deretan teratas negara yang secara sungguh-sungguh memberlakukan hukuman mati (Tempo.co, 13 Desember 2019).

Sudah selayaknya Indonesia menerapkan ketegasan hukum sebagaimana diterapkan oleh negara-negara yang tergolong serius dalam upaya pemberantasan korupsi. Penerapan sanksi hukum yang berefek jera dan mampu memunculkan kekhawatiran semua pihak yang coba-coba bersinggungan dengan tindak korupsi. Tidak dapat dipungkiri, pada berbagai kasus korupsi yang terjadi selama ini terdapat peran aparat negara.

Padahal, bila seorang aparat negara memiliki komitmen kuat dalam upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi maka yang terjadi adalah aparat negara yang berhasil menjalankan fungsinya sebagai pelayan publik dan bukan pelayan koruptor. Oleh karena itu, adanya UU ASN merupakan landasan kuat bagi upaya reformasi birokrasi yang menghendaki perubahan karakter ASN ke arah yang jauh lebih baik, bermartabat dan tampil sebagai pelayan publik sejati. Semoga berhasil… (*)

You may also read!

banyak orang masker

Jika Tak Lakukan Ini, Percuma Kenakan Masker Cegah Covid-19

ILUSTRASI   RADARDEPOK.COM - Memakai masker menjadi salah satu langkah paling sederhana dan penting yang dapat dilakukan

Read More...
botol vaksin korona

Vaksin Covid-19 Akan Disebar ke Provinsi Ini di Indonesia

ILUSTRASI   RADARDEPOK.COM, JAKARTA - Vaksin virus Korona (Covid-19) sudah siap didistribusikan Pemerintah ke seluruh Indonesia. Menteri

Read More...

Seperti Apa Terpeka yang Dinobatkan Tol Terpanjang di Indonesia

  RADARDEPOK.COM - Jalan Tol Trans-Sumatera (JTTS) ruas Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung (Terpeka) tercatat masih menjadi jalan tol terpanjang

Read More...

Mobile Sliding Menu