Pilkada Depok : Calon Wakil dari PKS, No Problem

In Politika
diskusi dengan qonita
KONFIRMASI : Juru Bicara Koalisi Depok Tertata, Qonita Lutfiyah (kanan), kala menghadiri diskusi Depok Media Center (DMC), Rabu (29/07). FOTO : RICKY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Koalisi DepoK Tertata yang dihuni PPP, PAN, dan Partai Demokrat, tidak mempermasalahkan bila Bakal Calon Wakil Walikota Depok, kembali berasal dari PKS. Meski sebelumnya sudah menyodorkan usulan nama Diana Dewi untuk mendampingi Mohammad Idris.

Seperti diketahui, Koalisi Depok Tertata sudah melebur dengan PKS, dengan membentuk Tertata Adil Sejahtera (TAS). Mereka sepakat mengusung Mohammad Idris, petahana walikota yang pada Pilkada Depok 2015 diusung PKS.

Juru Bicara Koalisi Depok Tertata, Qonita Lutfiyah mengatakan, apapun keputusan Bakal Calon Wakil Walikota, dari luar atau internal PKS, pihaknya tetap solid.

“Apapun wakil yang diambil dari usulan Tertata, atau diambil dari PKS, Insha Allah tidak mengganggu soliditas kita,” tegas Ketua DPC PPP Kota Depok ini, kala menghadiri diskusi Depok Media Center (DMC), Rabu (29/07).

Sejauh ini, ada dua nama yang digadang-gadangkan mengisi kursi pendamping Mohammad Idris, yakni Diana Dewi dan Imam Budi Hartono. Nama terakhir, merupakan kader murni dari PKS. Hasil dari Pemira PKS.

Qonita menegaskan, siapapun calon wakil yang akan diusung, akan diterima seluruh partai yang tergabung dalam Koalisi TAS. Sebab, diawal, TAS dibangun atas dasar persamaan-persamaan dari partai yang ada. Sehingga, calon tersebut dapat merangkum kebersamaan Koalisi TAS.

“Kami terima siapapun wakilnya, asal tidak mengganggu konsolidasi koalisi. Sebab, koalisi ini dibangun atas dasar kebersamaan, bukan menonjolkan siapa yang kita usung,” tegas Qonita.

Terkait syarat wakil yang diusulkan PKS, ia menilai, semua membuktikan bahwa PKS serius untuk mengajak Tertata. Karena syaratnya ada dua, yakni bagaimana membangun koalisi dengan Tertata dan  kedua adalah mengusulkan calon dari PKS.

“Itu tidak bisa dipisahkan, ketika menjalin komunikasi dengan Tertata, jika endingnya harus menerima usulan dari PKS, tentu harus ada proses yang harus dibicarakan bersama, kaitan perjuangan kedepannya,” katanya.

Putri KH Syukron Mamun ini pun mengungkapkan, yang menjadi value sebagai bahan pertimbangan calon wakil, adalah sudah malang melintang di dunia politik. Sehingga, nantinya dapat melengkapi tugas-tugas dari walikota.

“Siapapun yang terpilih harus dapat melengkapi tugas dan tanggungjawab, tahu kondisi Depok. Semoga dalam waktu dekat sudah ada kesepakatan,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Qonita pun mengajak semua pihak untuk mengedepankan politik gagasan, bukan politik kebencian, sebab, dalam membangun kota, dibutuhkan pemikiran, gagasan, serta kerjasama yang baik dari semua elemen masyarakat.

“Saya pun meyakini, semua memiliki niat yang sama dalam mebangun Kota Depok lebih baik lagi,” ucap Qonita. (rd/cky)

 

Jurnalis : Ricky Juliansyah

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

ulama ke idris imam

Persatuan Ulama-Habaib Depok Beri Restu Idris-Imam

DEKLARASI : Dihadiri Paslon Nomor Urut 2 dan elit partai Koalisi TAS, Persatuan Ulama dan

Read More...
penghargaan naik tingkat

Sanggar Ayodya Pala : Siswa Ujian Kenaikan Tingkat Raih Penghargaan

RAIH PENGHARGAAN : Sejumlah siswa Sanggar Ayodya Pala yang telah mengikuti Ujian Kenaikan Tingkat mendapatkan

Read More...
jatijajar repot urus administasi

Beredar Foto Spanduk ‘Ganti Lurah Jatijajar’

MUNDUR : Ketua RT dan RW, di lingkup RW2, Kelurahan Jatijajar, Kecamatan Tapos, mundur serentak

Read More...

Mobile Sliding Menu