FKM UI Luncurkan Buku Pencegahan Stunting

In Pendidikan
FKM UI luncurkan buku
LAUNCHING BUKU : Para narasumber dan peserta peluncuran serta bedah buku Pencegahan Stunting Pentingnya Peran 1000 Hari Pertama Kehidupan. Insert: Buku Pencegahan Stunting, Pentingnya Peran 1000 Hari Pertama Kehidupan. FOTO : UI FOR RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) meluncurkan buku berjudul Pencegahan Stunting: Pentingnya Peran 1000 Hari Pertama Kehidupan.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI Muhadjir Effendy hadir dalam peluncuran buku tersebut dan menyampaikan pidato kuncinya. Peluncuran dan bedah buku dilakukan secara daring pada Senin (27/7), dihadiri juga Sekretaris Universitas Agustin Kusumayati, Staf Khusus Wapres dan Sekretaris Eksekutif Ad-Interim TNP2K Bambang Widianto, Rektor Universitas YASRI Prof Fasli Jalal, Pj Dekan FKM UI Sabarinah Prasetyo, Tim Ahli Evaluasi TP2AK Sekretariat Wapres Prof Purnawan Junadi, serta tim penulis buku.

Buku ini akan dijadikan sebagai textbook atau buku wajib bagi mahasiswa ilmu kesehatan–khususnya FKM UI. Selain itu, buku ini dapat juga dapat menjadi pegangan bagi pemangku kepentingan, seperti pembuat kebijakan/program, penggiat kesehatan masyarakat hingga masyarakat umum.

“Dalam siklus pembangunan manusia dan kebudayaan, terdapat salah satu komponen yaitu pranatal dan ASI (1.000 Hari Pertama Kehidupan/HPK). 54 persen angkatan kerja kita adalah mantan-mantan stunting,” ungkap Muhadjir dalam keterangan resmi yang diterima Radar Depok, Senin (27/07).

Hal tersebut lanjut Muhadjir, menjadi tantangan di tengah pembangunan manusia dan kebudayaan. Ditambah lagi kehadiran pandemi COVID juga turut menjadi tantangan berat untuk pembangunan manusia. Proyek prioritas strategis RPJMN 2020-2024 salah satunya adalah Percepatan Penurunan Kematian Ibu dan Stunting – dengan target menurunnya prevalensi stunting hingga 14 persen.

Sementara itu Dr. Bambang Widianto menyebutkan bahwa buku ini lengkap, komprehensif, dan up-to-date karena turut memuat informasi berkenaan penanganan ibu hamil di masa pandemi COVID-19.

“Buku ini sangat penting karena rinci menguraikan terkait perumusan kebijakan/program penanganan stunting yang berbasis scientific dan berbasis evidence. Buku ini mampu menuntun kita untuk dapat mengidentifikasi intervensi melalui program stunting yang cost-effective dan memiliki daya ungkit yang tinggi,” ujar Bambang.

Keseluruhan buku ini terdiri dari lima bab. Di antaranya pada bab pertama membahas tentang stunting dan sedikit ulasan tentang status gizi lainnya, meliputi pengertian, faktor penyebab langsung, tidak langsung dan faktor yang mendasari, baik di dalam kandungan maupun setelah lahir, serta aspek lainnya terkait stunting seperti catch up growth dan tren sekuler pertumbuhan tinggi badan. (rd/gun)

 

Jurnalis : M. Agung HR

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

turnamen bulutangkis pasir putih

Turnamen Bulutangkis RT1/2 Pasir Putih Semarak

PARTISIPASI : Lurah Pasir Putih, Ahmad Rifai (kiri) ikut berpartisipasi dalam turnamen bulutangkis, di RT1/2,

Read More...
guru sawangan belajar nulis ijazah

Guru SD Kecamatan Sawangan Diingatkan Teknis Penulisan Ijazah

PEMBEKALAN ILMU : Sekretaris Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Sawangan, Mahmud sedang memberikan penjelasan

Read More...
bunda elly gowes di cinere

Bunda Elly Gowes di Cinere

RAMAI PESERTA : Ketua TP PKK Kota Depok, Elly Farida (dua dari kiri) saat bersepeda

Read More...

Mobile Sliding Menu