Harris : Tetap Waspada Covid-19

In Politika
harris waspada korona
BANTUAN : Anggota DPRD Jawa Barat dari Fraksi Gerindra, Abdul Harris Bobihoe menyerahkan bantuan APD Hazmat ke instansi kesehatan di Kota Bekasi. FOTO : RICKY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Adaptasi kebiasaan baru (AKB) bukan berarti pandemi Korona sudah berakhir, dan masyarakat dapat beraktivitas seperti biasa. Anggota DPRD Jawa Barat dari Fraksi Gerindra, Abdul Harris Bobihoe meminta agar tetap waspada dan disiplin mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

“Harus tetap waspada, bukan berleha-leha atau malah cuek dengan kondisi new normal, seperti tidak mengenakan masker, tidak cuci tangan atau memakai handsanitizer dan lainnya,” kata Harris –sapannya-.

Hal tersebut, sambung Harris, bukan berlaku bagi masyarakat saja, tetapi seluruh instansi pemerintah maupun swasta. Karena, dengan mencegah penularan baru, akan mengurangi resiko penyebaran dan tenaga medis dapat fokus untuk mengobati mereka yang terkonfirmasi positif dan pasien dalam pengawasan (PDP).

“Kalau jumlah kasus terkonfirmasinya terus bertambah, pihak medis juga ada batasannya. Sehingga, perlu kerjasama dari seluruh stakeholder, baik pemangku kebijakan hingga masyarakat,” sambung Harris.

Tidak hanya itu, lanjut Harris, pandemi ini memiliki efek domino ke semua sektor. Bahkan, jika kasus terkonfirmasi positif kembali bermunculan, bisa dibayangkan anggaran pemerintah akan tersedot terus untuk penanggulangan hingga pos anggaran untuk paket bantuan bagi masyarakat.

“APBN devisit, anggaran-anggaran pembangunan dipangkas, ini akan sangat menghambat kemajuan Jabar, umumnya Indonesia,” lanjutnya.

Kuncinya, kata Harris, kesadaran dan kepedulian dari dalam diri, contohnya menggunakan masker menjadi hal yang wajib bagi masyarakat, agar terhindar dari resiko tertular atau menularkan orang lain.

Wakil rakyat daerah pemilihan (Dapil) Jabar 8 (Kota Depok-Kota Bekasi) ini pun dalam tiap kesempatan, baik agenda resmi dewan maupun non formal, kerap melakukan sosialisasi. Bahkan, membagikan masker hingga Alat Pelindung Diri (APD) jenis Hazmat untuk instansi kesehatan.

“Reses, saya sosialisasi juga, memberikan bantuan masker dan membantu menyuplai baju hazmat ke instansi kesehatan, seperti puskemas dan rumah sakit pemerintah atau swasta,” pungkas Harris. (rd/cky)

 

Jurnalis : Ricky Juliansyah

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

kampung tematik curug

RW08 Curug Bentuk kampung Tematik

MELINTAS : Pengendara melintasi kampung warna-warni di RW 08 Kelurahan Curug, Cimanggis, Rabu (22/07). FOTO

Read More...
bayar denda pelanggar masker

58 Pelanggar Kena Denda di Depok

KENA DENDA : Warga terjaring razia petugas gabungan karena tidak menggunakan masker di kawasan Simpang

Read More...
gedung baru puskesmas jatijajar

Gedung Baru Puskesmas Jatijajar Rampung

TINJAU : Walikota Depok tinjau gedung baru Puskesmas Jatijajar, Kelurahan Jatijajar, Kecamatan Tapos, Kamis (23/7).

Read More...

Mobile Sliding Menu