ilustrasi kesetrum
ILUSTRASI
ilustrasi kesetrum
ILUSTRASI

 

RADARDEPOK.COM, PANGKALANJATI Sarno (41) masih beruntung. Warga RW4, kelurahan Gandul, Kecamatan Cinere, itu nyaris meregang nyawa, usai kesetrum aliran listri tegangan tinggi, Jumat (10/07).

Peristiwa terjadi saat ia sedang bekerja mengecat bangunan kontrakan, di Jalan Haji Wakilah, RW4, Kelurahan Pangkalanjati, Cinere.

Kasubag Humas Polrestro Depok, AKP Elly Padiansari mengatakan, korban bekerja dengan seorang rekannya, Arif Kurniawan. Kejadian bermula saat korban naik ketas tembok kontrakan untuk membuat steger.

Setelah sampai diatas, korban meminta tolong saksi (Arif) untuk memberikan bambu yang ada dibawah,” ungkap Elly kepada Radar Depok.

Selanjutnya, jelas Elly, saksi memberikan bambu tersebut dengan cara mengangkat keatas. Setelah itu, korban yang meneruskan memegang diatas, tiba-tiba terpental. Sebelumnya diawali bunyi ledakan. Ada kobaran api membakarnya.

“Korban terpental dan jatuh dari atas sekitar 6 meter. Melihat korban terjatuh, saksi langsung berlari kearah korban, beberapa saat korban tidak bergerak dan saksi mengira korban sudah meninggal dunia,” tuturnya.

Tetapi, tiba-tiba korban sadar. Selanjutnya korban langsung dibawa ke RS Fatmawati. Dia mengalami luka di kepala dan dijahit, serta luka bakar sekitar 49 persen.

“Barang bukti yang kami amankan yaitu satu batang bambu dengan panjang sekitar 5 meter,” pungkas Elly. (rd/tul)

 

Jurnalis : Lutviatul Fauziah (IG : @lutviatulfauziah)

Editor : Pebri Mulya