Mengenal Depok Ada Brompton : Kerap Bertemu, Lebih Mahal dari Sparepart Motor (2)

In Metropolis
depok ada brompton 2
KUMPUL : Komunitas Depok Ada Brompton saat kumpul bersama anggota, beberapa waktu lalu. FOTO : ISTIMEWA

 

Guna menguatkan Komunitas Depok Ada Brompton (DAB). Anggota komunitas tersebut kerap melakuan pertemuan. Pada pertemuan tersebut tidak hanya sekedar canda dan tawa, namun beberapa masukan terkait sepeda lipat mahal asal Inggris tersebut.

Laporan : Dicky Agung Prihanto

RADARDEPOK.COM – Di salah satu cafe Jalan Raya Margonda, Kecamatan Beji, terlihat beberapa sepeda Brompton terparkir berbaris rapi. Anggota Komunitas Depok Ada Brompton terlihat sedang berbincang. Sambil sesekali menikmati makan dan minuman yang tersaji di meja tempat tersebut.

Founder Depok Ada Brompton, Dwi Aprianto mengatakan, guna mengenal satu sama lainnya pada Komunitas Depok Ada Brompton, anggota kerap melakukan pertemuan. Biasanya pertemuan tersebut dilakukan anggota usai gowes bersama atau anggota yang memiliki waktu luang.

“Sebulan sekali biasanya kami melakukan pertemuan di wilayah Kota Depok,” ujar pria yang kerap disapa Om Bew.

Om Bew menjelaskan, pada pertemuan tersebut anggota kerap membahas segala permasalahan dan masukan terkait sepeda Brompton, salah satunya terkait suku cadang. Sparepart sepeda Brompton harganya lebih tinggi dari harga sparepart motor. Hal itu dikarenakan harga sepeda Brompton saat ini berkisaran Rp75 juta per unit.

Padahal, lanjut Om Bew, pada 2018 harga sepeda Brompton berkisar Rp24 juta hingga Rp25 juta. Lonjakan harga sepeda Brompton cukup drastis, hal itu tidak terlepas dari kembali maraknya olahraga sepeda maupun keterbatasan penjualan sepeda Brompton di Indonesia.

“Mungkin karena viral berita Brompton masuk ke pesawat kali ya Bro,” kelakar Om Bew.

Kata Om Bew, harga sparepart ban berkisaran Rp900 ribu hingga Rp1,2 juta. Harga tersebut sangat berbeda dengan sparepart ban kendaraan bermotor yang berada dibawah harga sparepart Brompton. Selain itu, keberadaan komunitas dapat membantu anggota yang kesulitan mencari sparepart Brompton.

Dikarenakan sulitnya mencari sparepart sepeda Brompton, lanjut Om Bew, anggota kerap mencari di medsos. Namun, ia berpesan kepada anggota, apabila memesan barang melalui Medsos dengan harga yang kurang wajar, terlebih dahulu berdiskusi dengan anggota lainnya.

“Hal itu guna menghindari penipuan yang terjadi kepada anggota karena sparepart sepeda Brompton harganya cukup mahal,” ucap Om Bew. (*)

 

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

Komunitas Pers Minta Kapolri Cabut Pasal 2d dalam Maklumatnya

  RADARDEPOK - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia mengeluarkan maklumat Nomor: Mak/1/I/2021 tentang Kepatuhan terhadap Larangan Kegiatan, Penggunaan Simbol dan

Read More...
Goa syekh ashabul kafi

Goa Syekh Ashabul, Tempat Wisata yang Penuh Mistis

Goa Syekh Ashabul Kafi. FOTO : FADIL/RADAR CIANJUR   RADARDEPOK.COM - Goa Syekh Ashabul. Objek wisata alam

Read More...
Stimulus tagihan PLN

PLN Perpanjangan Stimulus Covid-19 Hingga Maret 2021

BANTU : PLN memberikan bantuan keringanan biaya listrik kepada masyarakat. FOTO : ISTIMEWA   RADARDEPOK.COM, DEPOK -

Read More...

Mobile Sliding Menu