Mengintip Aktivitas PPK Cimanggis : Koordinasi ke Stakeholder, Rekrut PPDP Profesional 

In Politika
aktivitas PPK cimanggis
KOMPAK : Foto bersama Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS), di aula Kantor Kecamatan Cimanggis. FOTO : ISTIMEWA

 

Kota Depok adalah salah satu daerah yang melaksanakan Pilkada serentak 2020. KPU Kota Depok beserta organ dibawahnya, bertekad mewujudkan pesta demokrasi yang sukses, aman dan damai. Tentunya dengan pencapaian target partisipasi pemilih sebesar minimal 77,5 persen. Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Cimanggis pun bertekad mewujudkan hal tersebut. Apa saja yang dilakukan?

Laporan : Lutviatul Fauziah

RADARDEPOK.COM – Terbitnya Peraturan Pengganti Undang-undang (Perppu) No.2 Tahun 2020 tentang Pemilihan Pilkada Serentak 2020, bagi penyelenggara Pemilu, merupakan pedoman legalitas atas keberlangsungan tahapan Pilkada serentak 2020, yang sempat tertunda akibat pandemi Covid-19.

Ada beberapa tahapan yang sempat terhenti, yaitu verifikasi faktual calon perseorangan, pemutakhiran data pemilih, dan penundaan pengukuhan secara legal formal Panitia Pemungutan Suara (PPS) terpilih, sedangkan Panitia Pemilihan Kecamatan yang sempat bertugas dinonaktifkan sementara.

“Tahapan Pilkada Depok yang sekarang sedang dilaksanakan adalah persiapan perekrutan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP),” tutur Anggota PPK Kecamatan Cimanggis, A Gugun Ginanjar.

Pihaknya dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-Cimanggis sedang melakukan koordinasi dengan stake holder dan elemen masyarakat di wilayahnya, guna menampung usulan calon PPDP.

“Nantinya dari usulan tersebut, KPU Depok akan menscreening dan menetapkan personel yang layak menjadi PPDP sesuai dengan kualifikasi dan aturan hukum yang berlaku,” ucap kepada Radar Depok.

Dalam jadwal, tahapan pembentukan PPDP Pilkada akan berlangsung dari 24 Juni sampai 14 Juli. Nantinya PPDP akan melaksanakan tugasnya pada tanggal 15 Juli hingga 13 Agustus 2020. Mereka sebulan penuh melakukan pencocokan dan penelitian pemilih (verifikasi factual). PPDP akan door to door mendata secara faktual, siapa yang berhak dan tidak berhak mengikuti pemilihan Walikota Depok, 9 Desember mendatang.

“Sebelum nantinya bertugas PPDP akan mengikuti pembekalan mengenai SOP mereka bekerja dan dibekali APD standar, karena PPDP sangat rentan tertular dan rentan menjadi carrier atau spreader,” jelasnya.

Tentu mereka pun berharap, agar PPDP akan dengan professional disertai jaminan standar kesehatan dalam melaksanakan tugasnya. Sehingga meningkatkan kepercayaan warga Depok umumnya, dan Cimanggis khususnya, untuk berpartisipasi menyukseskan Pilkada Depok.

“Dimulai dari validasi data pemilih tentunya akan menghasilkan tingkat akurasi yang mendekati sempurna terkait data pemilih, data yang akurat tentunya akan meningkatkan partisipasi pemilih yang pada akhirnya membuat perhelatan Pemilhan Walikota Depok berjalan dengan aman damai dan sukses,” pungkasnya.  (*)

 

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

komunitas bocah depok 2

Komunitas Bocah Depok Ogah Kendor – BODOR : Jelajahi Hambalang, Cianten hingga Sukabumi (2)

JELAJAH : Anggota komunitas Bocah Depok Ogah Kendor (Bodor) sedang dalam perjalanan menjelajah alam menggunakan

Read More...
hasbullah rahmat rapat

Pemkot Depok Harus Subsisi Biaya Rapid Test, Swab dan APD untuk Pasien

Hasbullah Rahmad   RADARDEPOK.COM, DEPOK - Wakil rakyat Provinsi Jawa Barat (Jabar), Hasbullah Rahmad menyoroti adanya beban

Read More...
CSR PLN di kecamatan tapos

PKK Tapos Dilatih Jadi UMKM

SOSIALISASI : Penyampaian materi untuk meningkatkan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang diadakan oleh PLN

Read More...

Mobile Sliding Menu