Pasokan Elpiji Meluber di Depok

In Metropolis
pasokan gas elpiji di depok
DISTRIBUSI : Pekerja saat memindahkan gas elpiji 3kg di pangkalan gas kawasan Kelurahan Boponter, Kecamatan Cipayung. FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Hiswana Migas Kota Depok telah menyediakan pasokan gas elpiji untuk masyarakat Kota Depok, untuk mencegah terjadinya kelangkaan gas elpiji, menjelang hari raya Idul Adha 1441 Hijriah di Kota Depok.

Penasehat Hiswana Migas Kota Depok, Yahman Setiawan mengatakan, pasokan gas elpiji di Kota Depok masih tersedia cukup banyak. Menurutnya, pasokan gas ke masyarakat tidak mengalami kendala. Pihaknya berusaha memberikan pasokan yang cukup banyak.

“Pasokan gas elpiji cukup meluber, artinya lebih dari cukup,” ujar Yahman kepada Radar Depok, Minggu (26/07).

Yahman menjelaskan, menjelang Idul Adha, Hiswana siap melakukan operasi pasar dengan Pemkot Depok. Hal itu untuk mencegah terjadinya kenaikan harga, atau mencegah oknum yang memanfaatkan momentum hari raya tersebut.

Hiswana Depok menjual gas elpiji dari pangkalan ke agen sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) Kota Depok. Namun, tidak dapat dipungkiri penjual gas elpiji di pasar maupun di lingkungan rumah, penjualan gas di atas HET Pemkot Depok.

“Agen dari pangkalan dijual sesuai HET, tapi klo di pasar atau warung kelontong mungkin harganya berbeda,” terang Yahman.

Terpisah, agen gas elpiji di wilayah Kecamatan Sawangan, Riyanto mengaku, pasokan elpiji masih stabil.

“Permintaan gas belum mengalami peningkatan, ketersediaan pasokan gas di pangkalan masih cukup banyak,” ucapnya.

Salah seorang pedagang warung kelontong di wilayah Sawangan Baru, Juanda mengatakan, ketersediaan gas elpiji menjelang hari raya Idul Adha masih cukup normal. Saat memesan kepada agen, tidak mengalami kendala dan selalu cepat dalam pengiriman karena ketersediaan cukup banyak.

“Misalkan saya pesan pagi, nanti siang gas sudah bisa diambil,” terang Juanda.

Juanda menuturkan, untuk gas tiga kilogram yang dijual kepada masyarakat seharga Rp21 ribu dan gas elpiji 12 kilogram Rp155 ribu. Menurutnya, harga yang dijual kepada masyarakat masih normal. Dalam sehari Juanda mampu menjual lima tabung gas tiga kilogram.

Sementara itu, Ketua Hiswana Migas Kota Depok, Ahmad Badri mengatakan, pihaknya telah mendapatkan droping dari Pertamina. Penambahan tersebut untuk pasokan gas menjaga kebutuhan masyarakat pada hari raya Idul Adha. Penambahan tersebut dilakukan mulai 27 hingga 30 Juli.

“Kita mendapatkan droping dari Pertamina terkait pasokan gas elpiji,” ujar Ahmad Badri kepada Radar Depok, Minggu (26/7).

Badri mengungkapkan, alokasi harian agen gas tiga kilogram di Kota Depok sekitar 60 ribu tabung perhari. Nantinya, Pertamina akan memberikan 50 persen dari alokasi harian untuk menjaga pasokan.

Selain itu lanjutnya, harga gas elpiji tidak mengalami lonjakan dan masih sesuai HET, elpiji tiga kilogram Rp14.500 pertabung dan tabung besar Rp139.000 pertabung.

“Untuk pasokan gas elpiji tiga kilogram pada tahun ini Kota Depok mendapatkan Rp19 juta tabung,” pungkasnya. (rd/dic)

 

Jurnalis : Dicky Agung Prihanto

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

bus gratis datang lebih awal

Naik Bus Gratis, Datang Lebih Awal

SEHAT : Badan Pengelolaan Transportasi Jabodetabek kembali siagakan bus gratis di Stasiun Citayam, Depok. FOTO

Read More...
depok ada brompton 3

Mengenal Komunitas Depok Ada Brompton : Perhatikan Safety Riding, Gowes hingga Puncak (3-Habis)

KOMPAK: Anggota Depok Ada Brompton saat kumpul bersama usai gowes di wilayah Kota Depok, beberapa

Read More...
PJB andalkan lingkungan sehat

PJB Andalkan Lingkungan Sehat di Lomba PKK

TANAM : Ketua TP PKK Kelurahan Pangkalanjati Baru, Dian Karwati sedang menanam tanaman hidroponik, Minggu

Read More...

Mobile Sliding Menu