Pembukaan Bioskop di Depok Tunggu Jakarta

In Metropolis
bioskop masih tutup di depok
BELUM DIBUKA : Terlihat Cinepolis salah satu bioskop yang berada di Depok Town Square maasih belum dibuka, Rabu (29/07). FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Seharusnya Rabu (29/07), menjadi pembuka bisnis bioskop di Depok dan seluruh Indonesia. Namun, akibat adanya penundaan buka bioskop oleh Pemprov DKI Jakarta, mengubah segalanya.

Pantaun Radar Depok, bioskop CGV di Depok Mal (Dmal) pintu masu masih tertutup rapat. Begitu juga bioskop di Cinepolis Depok Town Square (Dertos). Pintu yang tertutup di bioskop lantai atas tersebut bertuliskan Sesuai dengan anjuran pemerintah, Cinepolis Depok Town Square tutup untuk sementara waktu. Dapatkan update di website kami.

Ketua Gabungan Pengusaha Bioskop Seluruh Indonesia (GPBSI), Djonny Syafruddin mengatakan, GPBSI yang terdiri dari Cinema XXI, CGV, Cineapolis, Dakota Cinema, Platinum, dan New Star Cineplex. Sudah sepakat baru akan membuka bioskop daerah lain, bila bioskop di DKI Jakarta sudah buka.

Dia mengatakan, kebijakan pembukaan bioskop memang tergantung daerah masing-masing, saat ini ada daerah di luar DKI Jakarta, seperti Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Bodetabek) seharusnya bisa dilakukan pembukaan bioskop.

“Pemilik film mana mau diputar dulu di daerah baru setelah itu di Jakarta, masak main di luar Jakarta dulu, gengsi dong. Pertimbangannya kita sepakat semua grup tunggu Jakarta dulu bioskop buka, karena pemilik film nggak mau,” kata Djonny.

Saat ini para pengusaha bioskop hanya bisa menunggu pembukaan kembali bioskop di DKI Jakarta. Sebab bila ada yang memaksa untuk tetap buka di daerah yang sudah dianggap aman dari covid-19, maka akan percuma juga. Menurut Djonny, selama ini memang jumlah layar bioskop di Indonesia sebanyak 65% ada di Jabodetabek.

“Kota Kendari ada satu bioskop sudah buka tanggal 7 Juli 2020, akhirnya tutup lagi, nggak ada film. Sempat buka 3-4 hari,” katanya.

Relations Manager CGV Indonesia, Hariman Chalid mengatakan bahwa, pihak CGV akan mengikuti arahan yang diberikan oleh pemerintah. Menurutnya, penundaan pembukaan bioskop ini juga merupakan wujud dalam menjaga keselamatan dan kesehatan pelanggan staf bioskop.

“Kami akan menggunakan kesempatan ini untuk terus melatih dan mempersiapkan penerapan protokol kesehatan dan kenormalan baru di seluruh lingkungan bioskop,” ungkapnya

Hingga kini, pihak bioskop pun belum mengetahui pasti kapan pemerintah akan membuka kembali bioskop yang telah tutup selama lebih dari empat bulan ini. Pun demikian ia berharap agar pandemi ini segera berakhir, sehingga roda perekonomian terutama pada sektor industri kreatif dapat kembali bergulir dan berangsur normal kembali.

Dalam kesempatan yang berbeda, direktur CGV Dian Sunardi Munaf mengaku, bioskop memang menjadi salah satu tempat yang dikhawatirkan akan menimbulkan kluster baru Covid-19. Mengingat, berdasarkan hasil penelitian, virus korona dapat tertular melalui udara.

“Sirkulasi udara belakangan jadi isu yang cukup sering dibicarakan dan ini jadi poin penting yang kita diskusikan. Bioskop itu kan tertutup, kelembapannya juga karena ada AC, kursinya juga bisa menyerap kelembaban itu. Pun belum beroperasi, kami sebagai pengelola bioskop tentu sangat memperhatikan keselamatan penonton,” ungkapnya.

Persoalan selanjutnya juga berhubungan dengan konten. Pembatasan sosial membuat para pekerja film harus melakukan penundaan produksi hingga situasi membaik. Alhasil, stok film-film baru yang siap tayang pun belum memadai.

“Konten untuk film itu sendiri saat ini juga belum lancar, banyak produser film yang masih menunda tanggal rilis film di bioskop. Jadi menurut saya tidak mudah membuka bioskop dengan konten terbatas, penonton mau nonton apa di bioskop kalau filmnya masih yang lama,” kata Dian melanjutkan. (hmi/net)

 

Jurnalis : Fahmi Akbar

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

ulama ke idris imam

Persatuan Ulama-Habaib Depok Beri Restu Idris-Imam

DEKLARASI : Dihadiri Paslon Nomor Urut 2 dan elit partai Koalisi TAS, Persatuan Ulama dan

Read More...
penghargaan naik tingkat

Sanggar Ayodya Pala : Siswa Ujian Kenaikan Tingkat Raih Penghargaan

RAIH PENGHARGAAN : Sejumlah siswa Sanggar Ayodya Pala yang telah mengikuti Ujian Kenaikan Tingkat mendapatkan

Read More...
jatijajar repot urus administasi

Beredar Foto Spanduk ‘Ganti Lurah Jatijajar’

MUNDUR : Ketua RT dan RW, di lingkup RW2, Kelurahan Jatijajar, Kecamatan Tapos, mundur serentak

Read More...

Mobile Sliding Menu