PPDB Zonasi Usia Maksimal 15 Tahun

In Utama
PPDB SMP usia maksimal
ILUSTRASI : Sejumlah siswa-siswi sedang mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMP Negeri 13 Kota Depok, Jalan Raya Krukut, Kecamatan Limo, beberapa waktu lalu. Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Jalur Zonasi mulai dibuka pada Senin (6-7)-Selasa (7/7). FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMP Jalur Zonasi di Kota Depok mulai dibuka Senin (6/7) hingga Selasa (7/7), secara online alias daring.

Agar pelaksanaan PPDB Jalur Zonasi berjalan baik, banyak hal yang perlu diperhatikan oleh calon peserta dan panitia PPDB. Anggota Komisi D DPRD Kota Depok, T Farida Rachmayanti mengatakan, berdasarkan arahan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI, jalur zonasi mendapat kuota terbesar dibandingkan jalur lainnya, seperti prestasi dan afirmasi, yaitu minimal 50 persen.

“Kesuksesan PPDB sangat ditentukan sejauh mana pengelolaan di jalur ini berjalan profesional. PPDB jalur zonasi komitmen terhadap asas non-diskriminatif, objektif, transparan, akuntabel, dan berkeadilan,” ungkap Farida kepada Radar Depok.

Farida menilai, pendekatan zonasi ini pada hakikatnya bertujuan positif, yakni ingin mendekatkan anak ke lingkungan sekolahnya, ramah anak. Maka tantangan pelayanan pendidikan di Kota Depok ke depannya adalah menambah jumlah sekolah negeri, dalam hal ini SMP Negeri.

“Perlu dikaji rasio idealnya. Tentunya keseimbangan antara memenuhi harapan keluarga yang ingin menyekolahkan anaknya di negeri, dan eksistensi penyelenggaraan pendidikan oleh swasta,” tegas Farida.

Namun lanjut Farida, ada yang perlu diperhatikan oleh penyelenggara atau panitia PPDB. Karena pelaksanaan PPDB dilakukan secara daring, maka kesiapan infrastruktur IT-nya harus dipastikan optimal. Terutama hal teknis yang berkaitan dengan penentuan titik ordinat, yang memengaruhi score.

“Selain juga nilai ijazah, kompetisi untuk memenuhi kuota harus fair, sesuai asas yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Selain itu, alangkah baiknya jika pusat informasi atau hot line pengaduan memiliki durasi jam kerja yang lama. Dibuat dua shift. Sehingga ketika ada kendala teknis pendaftaran online orang tua maupun wali siswa dapat segera melapor dan mendapatkan solusinya.

“Suasana pandemi covid 19 menuntut pelayanan yang lebih empati, agar para orang tua dan keluarga dapat mendaftarkan putra putrinya dengan nyaman,” harapnya.

Farida berharap, pendaftaran PPDB Jalur Zonasi yang digelar selama dua hari ini berjalan maksimal. Asumsinya untuk para peserta didik tentunya telah menyiapkan segala sesuatunya dari awal PPDB dibuka. Tinggal kesiapan software dan hardware panitia di lapangan secara optimal.

“Penetapan dua hari pasti sudah ada analisa prosesnya. Maka ruang pengaduan online harus lebih panjang. Selain disiapkan juga secara offline, meski terbatas jamnya,” ujarnya.

Perlu diketahui, hasil PPDB Zonasi akan diumumkan pada Kamis (9/7) secara online. Kemudian daftar ulang digelar pada 10-11 Juli 2020, masuk sekolah 13 Juli 2020, dan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dilaksanakan pada 13 hingga 15 Juli 2020.

Selain itu, kuota PPDB 2020 jenjang SMP Negeri mencapai 9.152 kursi. Hal itu berdasarkan SMPN di Kota Depok yang berjumlah 26 sekolah. Sedangkan setiap sekolah maksimal menerima sebelas rombongan belajar (Rombel), dan setiap rombelnya 32 siswa.

Kemudian, syarat pada pendaftaran PPDB jalur zonasi yang perlu dilampirkan di antaranya, telah lulus dan memiliki ijazah SD/MI/SDLB/Program Paket A, serta berusia maksimal 15 tahun pada 13 Juli 2020.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, Mohammad Thamrin menyebutkan, untuk SMPN 1 Depok dari sebelas rombel disiapkan dua rombel kelas seni. Sedangkan di SMPN 11 Depok dari sebelas rombel, juga disiapkan dua rombel kelas olahraga.

“Berbeda dari tahun lalu yang menerima sembilan rombel, kini tiap sekolah menerima 11 rombel. Jadi, lebih banyak yang diterima di SMPN,” ucap Thamrin kepada Radar Depok, beberapa waktu lalu.

Pada PPDB 2020 jenjang SMP tahun 2020 dibagi menjadi empat jalur. Di antaranya, jalur Zonasi, Afirmasi, Prestasi, Mutasi dan Anak Guru. Pada pendaftaran jalur Zonasi calon peserta bisa membuka pendaftaran di http://depok.siap-ppdb.com, usia maksimal 15 tahun. Sedangkan di jalur Prestasi dilihat dari akademiknya minimal rata-rata nilainya 8,5 atau bisa juga melalui prestasi lomba akademik dan non akademik. Jalur prestasi sudah dibuka pendaftarannya pada 23 Juni 2020.

“Di jalur mutasi dan anak guru berdasarkan Kartu Keluarga yang diterbitkan sebelum 13 Juli 2019. Sedangkan anak guru, diperuntukan untuk guru ber-NUPTK dan menyertakan juga copy SK terakhir sebagai guru,” katanya.

Thamrin menjelaskan, untuk jalur Afirmasi tidak mampu, peserta harus menyerahkan Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Perlindungan Sosial (KPS), Program Keluarga Harapan (PKH). Semuanya harus asli dan masih berlaku.

Sedangkan, untuk yang daftar di kategori inklusi, harus menyerahkan hasil pemeriksaan psikolog atau surat keterangan dari sekolah asal dan fotocopy.

“SMPN yang khusus menangani inklusi, yakni di SMPN 8, 18, dan 19 Depok,” katanya.

Terpisah, Kabid SD Dinas Pendidikan Kota Depok, Sada Sugianto mengatakan, kuota penerimaan di SMPN Kota Depok, yang berjumlah 9.152 siswa tidak sebanding dengan lulusan dari jenjang SD yang mencapai 28.061 orang. “Jumlah lulusan SD negeri dan SD swasta ada 28.061 orang. Jadi, hanya 30 persen saja yang bisa tertampung di SMPN,” terangnya.

Oleh karena itu, Sada berharap orang tua bisa memahami kondisi tersebut. Serta tidak sungkan memasukan anaknya ke sekolah swasta atau ke sekolah luar Kota Depok jika memang dekat dengan rumah lokasinya. (rd/gun/peb)

 

Tentang PPDB 2020 (Jalur Zonasi) di Kota Depok

Jumlah SMPN di Depok:

26 Sekolah

 

Rencana Kuota Jenjang SMPN:

9.152 Kursi

 

Maksimal Rombel:

11 Rombel Setiap Sekolah

 

Maksimal Siswa:

Setiap Rombel 32 Siswa

 

Jalur PPDB SMP Tahun 2020:

– Jalur Zonasi

– Afirmasi

– Prestasi

– Mutasi dan Anak Guru

 

Jumlah Lulusan SD:

(negeri dan swasta)

28.061 orang

 

Waktu Pelaksanaan PPDB SMP

Jalur Zonasi

Pendaftaran       : 6–7 Juli 2020

Pengumuman : 9 Juli 2020

Daftar Ulang      : 10-11 Juli 2020

Masuk Sekolah     : 13 Juli 2020

MPLS              : 13-15 Juli 2020

 

PPDB SMP Jalur Zonasi

  1. Bagi calon peserta didik baru lulusan, dan asal sekolah dalam Kota Depok, langsung melakukan pendaftaran secara online dengan mengakses situs http://depok.siap-ppdb.com
  2. Calon peserta didik baru yang berasal dari sekolah luar negeri, melampirkan surat keterangan dari kementerian dan seleksi dilakukan melalui tes penempatan oleh sekolah seizin kepala dinas pendidikan Kota Depok.

 

Syarat Pendaftaran Jalur Zonasi:

– Telah lulus dan memiliki ijazah SD/MI/SDLB/Program Paket A

– Berusia maksimal 15 tahun pada 13 Juli 2020

– Memiliki ijazah asli atau Surat Keterangan Lulus dari sekolah asal (apabila ijazah asli belum ada)

– Menunjukkan Kartu Keluarga (KK) asli dan menyerahkan fotocopy KK, Akte Kelahiran

– Surat keterangan tanggung jawab mutlak orang tua/wali

 

Pengumuman PPDB:

– Kepala sekolah menetapkan calon peserta didik yang sudah ditetapkan dalam sistem PPDB Online menjadi peserta didik sekolah masing-masing.

– Pada daftar ulang calon peserta didik yang dinyatakan diterima, sekolah dilarang melakukan pungutan dan atau menerima sumbangan.

 

Jurnalis : M. Agung HR (IG : @agungimpresi)

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

banyak orang masker

Jika Tak Lakukan Ini, Percuma Kenakan Masker Cegah Covid-19

ILUSTRASI   RADARDEPOK.COM - Memakai masker menjadi salah satu langkah paling sederhana dan penting yang dapat dilakukan

Read More...
botol vaksin korona

Vaksin Covid-19 Akan Disebar ke Provinsi Ini di Indonesia

ILUSTRASI   RADARDEPOK.COM, JAKARTA - Vaksin virus Korona (Covid-19) sudah siap didistribusikan Pemerintah ke seluruh Indonesia. Menteri

Read More...

Seperti Apa Terpeka yang Dinobatkan Tol Terpanjang di Indonesia

  RADARDEPOK.COM - Jalan Tol Trans-Sumatera (JTTS) ruas Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung (Terpeka) tercatat masih menjadi jalan tol terpanjang

Read More...

Mobile Sliding Menu