Ratusan Spanduk Liar Dicopot

In Metropolis
ratusan spanduk liar di copot
DICOPOT : Anggota Satpol PP Kota Depok melakukan penertiban spanduk tak berizin alias liar di Jalan Raya Ciputat-Parung, Kecamatan Bojongsari, beberapa waktu lalu. FOTO : DICKY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Hingga Jumat (3/7), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok telah menertibkan dan mencopot ratusan spanduk tak berizin alias liar di sejumlah titik di Kota Depok.

Sekretaris Satpol PP Kota Depok, Ferry Birowo menuturkan, masih ditemukan sejumlah oknum perusahaan maupun kelompok yang memasarkan suatu produk dengan memasang spanduk tak berizin.

“Walaupun anggota terkonsentrasi melakukan patroli Covid-19, namun tetap menertibkan spanduk liar,” ujar Ferry Birowo kepada Radar Depok.

Ferry Birowo mengungkapkan, ketika anggota Satpol PP melakukan patroli PSBB bila ditemukan spanduk liar membentang tetap dilakukan penertiban. Namun, spanduk liar yang ditemukan saat ini tidak sebanyak sebelum pandemi Covid-19.

Ia mengingatkan, pemasangan spanduk liar di atas bidang jalan dinilai membahayakan pengguna jalan. Maka pihaknya kerap melakukan penertiban spanduk liar.

Tercatat, selama Pandemi Covid-19 di Kota Depok, sebanyak 705 buah reklame maupun bilboard yang telah ditertibkan, yakni spanduk berkain tebal 41 buah, spanduk berkain tipis 236 buah, spanduk maupun reklame tanpa izin 237 buah, telah habis masa berlaku 54 buah, salah penempatan 122 buah, billboard 12 buah, dan Baligho 3 buah.

“Kami akan terus berusaha melakukan penertiban ditengah patroli PSBB Kota Depok,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Pemerintahan Ketentraman dan Ketertiban Kecamatan Bojongsari, Ilham menuturkan, walaupun anggota Satpol PP di Kecamatan Bojongsari terbatas, namun tidak mematahkan semangat tugas dalam melakuan penegakan Perda terkait pemasangan spanduk liar maupun reklame tidak berizin.

Dibantu Satpol PP tingkat Kota Depok, pihaknya kerap menertibkan spanduk liar diwilayah Kecamatan Bojongsari.

Ilham mengungkapkan, pemilik usaha maupun property diwilayah Kecamatan Bojongsari, dapat memasang spanduk maupun reklame yang telah memiliki izin. Selain itu, pemasangan spanduk tersebut harus sesuai penempatan dan tidak melintang diatas bidang jalan. Namun, apabila pemasangan tersebut tidak memiliki izin, pihaknya tidak akan segan melakukan penertiban.

“Patuhi aturan Pemerintah Kota Depok dalam mekanisme pemasangan suatu produk dalam bentuk reklame maupun spanduk,” tutup Ilham. (rd/dic)

 

Jurnalis : Dicky Agung Prihanto (IG : @iky_slank)

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

obsesi kurban di pandemi korona

Obsesi Qurban di Tengah Pandemi

BERI KETERANGAN : CEO Sekolah Relawan Dony Aryanto (tengah) didampingi Project Leader Obsesi Qurban, Ahmad

Read More...
filosofi kando yamaha

Filosofi Kando Dibalik Ulang Tahun Yamaha Motor

President Director & CEO PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Minoru Morimoto.   RADARDEPOK.COM, DEPOK - Yamaha

Read More...
pengukuhan LPM se cilodong

LPM Harus Inovatif

SAH : Kelima Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan se Kecamatan Cilodong usai melakukan pengukuhan di

Read More...

Mobile Sliding Menu