Rizki Apriwijaya : Ruang Kreasi Cegah Tawuran

In Metropolis
ruang kreasi anti tawuran
AKRAB : Anggota DPRD Jawa Barat dari Fraksi Gerindra, Rizki Apriwijaya (belakang/empat dari kiri) bersama ramaja dan anak-anaka di Kota Depok. FOTO : RICKY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Kasus tawuran di Kota Depok menjadi salah satu fokus Anggota DPRD Jawa Barat dari Fraksi Gerindra, Rizki Apriwijaya. Karenannya, politikus muda ini meminta pemerintah menciptakan ruang-ruang kreasi bagi pemuda, khususnya pelajar unntuk menuangkan ide dan kreatifitas mereka.

Menurut Rizki, Depok kekurangan ruang bagi anak muda untuk menyalurkan kreativitasnya, hal ini menjadi salah satu pemicu banyaknya generasi muda lebih memilih menyalurkan kreativitas dengan kegiatan negatif seperti tawuran.

“Sehingga, perlu ruang-ruang publik, ruang-ruang kreasi, ruang-ruang kreatif ruang interaksi sehingga antar pemuda bisa saling sapa. Di Depok kan selama ini masih kurang,” tutur Rizki.

Wakil rakyat daerah pemilihan (Dapil) Jabar 8 (Kota Depok-Kota Bekasi) yang duduk di Komisi II ini menilai, dengan memberikan pengaruh positif dan mengarahkan pemuda pada kegiatan-kegiatan positif, tentu dapat menangkal kenakalan remaja, seperti tawuran, narkoba, pergaulan bebas dan prilaku negatif lainnya.

“Masa-masa remaja ini, mereka ingin menyalurkan jiwa mudanya, mencari jati diri serta menunjukan eksistensinya, bisa jadi dengan kegiatan positif atau malah negatif,” kata Rizki.

Karenanya, sambung Rizki, pemerintah harus hadir dan memberikan sentuhan serta fasilitas yang cukup, seperti ruang kreatifitas, diperlukan menangkal prilaku negatif.

“Ruang publik, seperti taman kota seharusnya tidak hanya digunakan untuk rekreasi tapi juga menjadi tempat kreasi. Kegiatan-kegiatan kreatif seperti berlatih musik atau menari bisa dilakukan di taman kota,” terangnya.

Ia mencontohkan, di Kecamatan Sawangan terdapat pemuda-pemuda kreatif, yang menjadikan Tawan Sawangan sebagai tempat untuk menuangkan ide dan kreatifitas. Kata dia, di sana mereka belajar dan bermain ukulele dan angklung bersama anak-anak.

“Namanya Taman Sawangan Ukulele, ada jadwal belajarnya, biasanya Jumat pukul 20.00 WIB dan Minggu 15.30 WIB sampai selesai,” ucap Rizki.

Karenanya, ia sangat mengapresiasi dan mensupport kegiatan-kegiatan positif, khususnya yang dilakukan pemuda. “Ini juga perlu dukungan dari pemerintah, bisa pelatihannya atau fasilitasnya,” pungkas Rizki. (rd/cky)

 

Jurnalis : Ricky Juliansyah

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

pelayanan shabu hachi

Bisa Dine In atau Take Away

NYAMAN : Suasana outlet Shabu Hachi Depok yang kini sudah melayani dine in sejak 17

Read More...
warga takut ikut rapid test

Warga Masih Takut Rapid Test

CEK : Petugas tengah melakukan rapid tes kepada masyarakat di aula Situ Rawa Kalong RT08/08

Read More...
idris menuju pilkada

Mohammad Idris Menuju Pilkada Depok 2020 : Tanpa Mahar, Pikirkan Finansial, Komunikasi Partai

KOMPAK : (kiri ke kanan) Ketua DPC Partai Demokrat Kota Depok Edi Sitorus, Ketua DPD

Read More...

Mobile Sliding Menu