RW06 Sukatani Sediakan WIFI Gratis untuk Pelajar PJJ

In Satelit Depok
wifi  gratis di kelurahan sukatani
WIFI GRATIS : Sejumlah anak sekolah memanfaatkan wifi yang diberikan secara gratis di Aula RW06, Kelurahan Sukatani, Kecamatan Tapos, Senin (27/07). Hal tersebut sangat membantu para orang tua murid yang terbebani dengan adanya tambahan biaya membeli paket internet guna mengikuti pembelajaran secara daring. FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, TAPOS – Pengurus RW06 Kelurahan Sukatani, Kecamatan Tapos sediakan wifi gratis bagi siswa sekolah. Hal ini dilakukan untuk membantu para siswa agar dapat melaksanakan pembelajaran, mengingat selama pandemi proses belajar mengajar dilakukan secara daring atau Belajar Jarak Jauh.

Ketua RW06 Kelurahan Sukatani, Samsudin Alloy menuturkan, hal ini merupakan inisiatif pengurus RW untuk meringankan beban orang tua selama pembelajaran daring dan ia mengira program ini pertama di Kota Depok.

“Karena kami mendengar banyak orang tua yang mengeluhkan borosnya paket internet, dalam sehari mereka membeli seharga Rp20 ribu, jika dikalikan sebulan sangat lumayan,” ucapnya kepada Radar Depok, Senin (27/07).

Ia juga menjelaskan, bahwa sebenarnya wifi tersebut sudah terpasang selama masa pandemi untuk Satgas Covid-19.

“Tetapi setelah masuk tahun ajaran baru, kami alihkan paginya untuk menunjang belajar anak-anak, ini terbuka untuk anak-anak warga RW06,” tuturnya.

Setiap pagi, siswa mulai dari jenjang SD hingga SMP mendatangi lokasi untuk mengerjakan tugas-tugas sekolah.

“Kami tidak ada batasan jumlah yang hadir, siapapun boleh asalkan benar-benar dipergunakan untuk kegiatan sekolah. Untuk anak-anak SD biasanya juga didampingi oleh orang tuanya, karena kadang kesulitan dalam mengerjakan tugas-tugasnya,” tuturnya.

Ia juga mengatakan, dengan adanya wifi gratis ini sangat disambut antusias oleh masyarakat, apalagi bagi masyarakat yang memiliki lebih dari satu anak sekolah di rumahnya.

Di tempat yang sama, ibu dari salah satu siswa yang memanfaatkan wifi gratis Casmin menuturkan walaupun kini anaknya yang sekolah tinggal satu tetapi cukup kebutuhan belajar online cukup menguras kantong terutama dalam pembelian kuota internet.

“Saya juga engga paham dalam sebukan habis berapa, karena anak saya yang besar yang urus saya kan engga ngerti juga kalau masalah seperti ini. Tetapi dengan adanya wifi gratis tentu kmi sangat terbantu sekali, apalagi bagi orang seperti saya yang hanya memiliki penghasilan pas-pasan. Semoga anak-anak juga semakin semangat belajar, dan layanan seperti ini dapat terus digulirkan,” pungkasnya. (rd/tul)

 

Jurnalis : Lutviatul Fauziah

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

UP siap go internasional

Fakultas Hukum Universitas Pancasila Siap Go Internasional

Rektor Universitas Pancasil Prof. Wahono Sumaryono (kanan) ketika melantik sejumlah pejabat di lingkungan kampus tersebut.

Read More...
Diana Dewi

Tertata Sodorkan Diana Dewi ke PKS Depok

Diana Dewi.   RADARDEPOK.COM, DEPOK – Setelah mantap membangun Koalisi Tertata Adil Sejahtera. Tiga partai yang tergabung

Read More...
anak hilang misterius

Adik Kakak di Depok Hilang Misterius

HILANG : Dimas dan Gilang yang pergi meninggalkan rumahnya sejak, Jumat (24/07) siang. FOTO :

Read More...

Mobile Sliding Menu