Sehari 25 Warga Depok Sembuh Virus Korona

In Utama
walikota depok pakai masker CFD
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok, Mohammad Idris.

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Kasus kesembuhan warga Depok dari Virus Korona (Covid-19)  terus mengalami peningkatan. Senin (13/7), Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok mencatat tingkat kesembuhan sudah mencapai 76,78 persen. Angka persentase nik dilandasi adanya 25 warga yang sembuh.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok, Mohammad Idris mengatakan, kasus kesembuhan di Kota Depok setiap harinya mengalami penambahan. Kasus konfirmasi sembuh bertambah 25 orang menjadi 678 orang, dari seluruh kasus konfirmasi positif di Kota Depok.

“Prosentase kesembuhan di Kota Depok mencapai 76,78 persen,” ujar Mohammad Idris kepada Radar Depok, Senin (13/07).

Idris mengungkapkan, selain kasus kesembuhan, terdapat penambahan kasus konfirmasi positif sebanyak lima kasus. Penambahan tersebut berasal dari tindaklanjut program rapid test Kota Depok, dengan Swab dan PCR di Laboratorium Kesehataan Kota Depok (Labkesda) sebanyak tiga kasus. Laboratorium RS UI sebanyak satu kasus, dan satu kasus merupakan informasi dari Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta.

Orang nomor satu di Kota Depok ini menuturkan, Orang Tanpa Gejala (OTG) selesai pemantauan bertambah 29 orang dan Orang Dalam Pemantauan (ODP) 18 orang, sedangkan untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang selesai pengawasan bertambah dua orang. “PDP yang meninggal saat ini berjumlah 121 orang, tidak terdapat penambahan dibanding hari sebelumnya,” jelasnya

Sementara, sejak kasus Covid-19 pertama di Indonesia diumumkan pada awal Maret hingga Senin (13/7), virus Korona sudah menginfeksi 76.981 orang. Ada penambahan kasus baru dalam 24 jam terakhir sebanyak 1.282 orang. Ini berdasarkan hasil pemeriksaan spesimen harian sebanyak 13.100 spesimen.

Pemerintah meyakini, salah satu sebab masih tingginya penularan karena banyaknya Orang Tanpa Gejala (OTG) positif Covid-19. Diri mereka merasa tak sakit tapi justru menjadi penularan.

OTG tak sadar sudah menulari orang lain dan akan fatal jika terkena pada kelompok rentan. Seperti lansia dan orang dengan penyakit komorbid.

“Ini yang harus disadari. Kasus dari hari ke hari masih terus bertambah karena masih ada sumber penularan di masyarakat. Yang kemudian tak menyadari mereka tak sadar menularkan ke orang lain,” kata Juru Bicara Pemerintah Untuk Covid-19, Senin (13/07).

Meskipun kasus terus bertambah ribuan tiap hari, tapi tak serta merta membuat kapasitas RS ikut membludak. Sebab tak ada indikasi harus dirawat di RS. Pasien positif diminta laksanakan isolasi mandiri di rumah dengan ketat dan disiplin

“Ini kasus dari tracing yg dilakukan masif dengan disertai upaya pemeriksaan laboratorium. Umumnya yang positif minim gejala atau tak merasa sakit,” tuturnya.

Sebaran kasus terbanyak ditempati Jakarta 281 positif, 208 sembuh. Jawa Timur 219 positif, 268 sembuh. Sulawesi Selatan 124 positif, 259 sembuh. Jawa Tengah 100 positif, 30 sembuh. Papua 98 positif, 9 sembuh. Jawa Barat 83 positif, 19 sembuh. (rd/dic)

 

Jurnalis : Dicky Agung Prihanto (IG : @iky_slank)

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

welcome dian didaktika

SDI Dian Didaktika Sambut Siswa dengan Virtual

HARI PERTAMA : Guru-guru SDI Dian Didaktika sedang tampil live streaming di Youtube dalam kegiatan

Read More...
launching SMAN 14 Depok

Pradi Resmikan SMAN 14 Depok

AKHIRNYA : Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna, memotong nasi tumpeng sebagai tanda diresmikannya SMAN 14

Read More...
charlie rajut

Charlie Rajut Hasilkan Produk Berkualitas

UNGGULAN : Salah satu produk unggulan dari Charlie Rajut. FOTO : FEBRINA/RADAR DEPOK   RADARDEPOK.COM, DEPOK –

Read More...

Mobile Sliding Menu