Sekber Pelopor Koperasi Wartawan di Depok

In Satelit Depok
sekber koperasi wartawan depok
RAPAT TAHUNAN : Pengurus Koperasi Sekber Wartawan Sejahtera (SWS) Kota Depok saat foto bersama salam Rapat Anggota Tahunan Koperasi Sekber Wartawan Sejahtera (SWS), di Balatkop, Jalan Bahagia Raya, Kelurahan Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya. FOTO : ARNET/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, SUKMAJAYA – Dalam Rapat Anggota Tahunan Koperasi Sekber Wartaran Sejahtera (SWS), Sekber  diakui sebagai pelopor dalam membentuk koperasi di tubuh komunitas kewartawanan Kota Depok. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kadis Kominfo), Sidik Mulyono, di Balai Latihan Koperasi (Balatkop), Kelurahan Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya. Kamis (23/07)

“Ini satu-satunya komunitas wartawan yang miliki koperasi. Pastinya menjadi pelopor. Saya sangat mengapresiasi keaktifan Sekber di Kota Depok,” tutur Sidik.

Ia menekankan beberapa hal demi kemajuan koperasi Sekber maupun komunitasnya. pertama, rebranding bisa mengemas koperasi semenarik mungkin. kedua saling berhubungan baik internal maupun eksternal, Jaringan Usaha Koperasi (JUK),

Seirama, Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopida) Kota Depok, Muklas menegaskan evaluasi dan pengambilan keputusan tertinggi wajib dilaksanakan dalam RAT. Hal ini demi suatu keutahan koperasinagar lebih efektif dalam mensejahterakan anggotanya, membangkitkan perekonomian yang baik.

“Kami akan terus mendukung, berdiskusi tukar pikiran dalam membangun koperasi, saya sangat siap. Jadikan koperasi sebagai membangun ekonomi bersama,” terang Muklas.

Ia mengimbau agar jalannya RAT dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan sesuai dengan yang diarahkan Pemerintah. Hal ini untuk mencegah yang tidak diinginkan saat pelaksanaan RAT berlangsung.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok, Hardiono mengatakan, selalu mendukung hal positif  yang dilakukan Sekber dalam mengembangkan Koperasi untuk kesejahteraan bersama.

Ia mengakui, koperasi sebagai bapak ekonomi dari negara Indonesia sehingga haru dijalankan demgan komitmen serta kejujuran yang tinggi agar alkoperasi bisa berjalan optimal.

“Saat kejadian 98 beberapa tahun lalu, hanya koperasi yang masih selamat, selain itu bisa dikatakan sangat terkena imbasnya.” ucap Hardiono.

Di lokasi yang sama, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (DKUM) Kota Depok, Fitriawan mengungkapkan, ada dua prinsip penting terkandung untuk membangun sebuah koperasi, pertama kembali pada anggota, harus aktif memlunyainjiwa memiliki koperasi tersebut.

“Kalau ada rasa memiliki tentu akan ada inovasi untuk berkembang. Melalui digital atau IT. Keduanya, anggota harus jadi pelanggan setia,” tambahnya.

Koperasi milik Sekber terdaftar dan tercatat sejak 24 Agustus 2019. Puluhan anggota sudah terdaftar. Ke depan mereka akan melakukan program yang dapat mensejahterakan berbagai lini. (rd/arn)

 

Jurnalis : Arnet Kelmanutu

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

protokol kesehatan coklit curug

Coklit di Curug Patuhi Protokol Kesehatan

GIAT : Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) Kelurahan Curug, Kecamatan Cimanggis tengah melakukan Pencocokan dan

Read More...
XL axiata paket edukasi

XL Axiata Hadirkan Paket “Xtra Conference – Edukasi”

HADIRKAN : PT XL Axiata, Tbk (XL Axiata) menghadirkan paket khusus “Xtra Conference” dan “Xtra

Read More...
UP siap go internasional

Fakultas Hukum Universitas Pancasila Siap Go Internasional

Rektor Universitas Pancasil Prof. Wahono Sumaryono (kanan) ketika melantik sejumlah pejabat di lingkungan kampus tersebut.

Read More...

Mobile Sliding Menu