Sidang Batas Sengketa Tanah Berakhir

In Metropolis
drama persidangan selesai
KEPUTUSAN : Foto bersama sebelum persidangan gugatan perdata atas sengketa batas tanah antara pihak Penggugat Hj. Ruqoyah cs melawan pihak Tergugat Budi Ari Cahyono hari ini memasuki masa keputusan Majelis Hakim. FOTO : ISTIMEWA

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Proses persidangan gugatan perdata atas sengketa batas tanah antara pihak Penggugat Hj. Ruqoyah cs, melawan pihak Tergugat Budi Ari Cahyono memasuki masa keputusan Majelis Hakim.

Suasana tegang tampak dalam ruangan sidang saat Ketua Majelis Hakim, Nanang membacakan amar putusannya. Saat membacakan amar putusan Nanang memutuskan menerima sebagian materi gugatan, dan menolak sebagian materi gugatan lainnya dari pihak Penggugat. Begitupun sebaliknya dengan pihak tergugat.

Dengan demikian maka Majlis Hakim memutuskan memenangkan penggugat untuk dapat memiliki tanahnya, sesuai haknya dan memerintahkan kepada pihak tergugat yakni Budi Ari Cahyono untuk mengembalikan tanah milik penggugat, dan membongkar pagar tembok rumahnya yang telah dibangun di atas tanah milik pihak penggugat.

Selanjutnya majelis hakim memberikan batas waktu selama 14 hari kepada kedua belah pihak, untuk menyikapi keputusan majelis hakim ini, apakah akan menerima atau melakukan naik banding.

“Kami sangat menghormati, mengapresiasi dan berterimakasih atas sikap dan keputusan majelis hakim yang telah mengabulkan gugatan kami ini,” ungkap salah seorang keluarga penggugat, Mukhlis.

Selain itu lanjut Mukhlis, secara data dan fakta ada semua dan sudah digelar selama masa persidangan, bahkan saat PS sekalipun. Meskipun gugatan ganti rugi ditolak majelis hakim, tetapi baginya itu bukan tujuan utama.

“Tujuan utama kami adalah mengembalikan tanah yang menjadi hak kami, itu wasiat dari alm ayahanda kami bahwa tanah harus kembali ke tanah,” ucap Mukhlis.
Dia mengatakan hakim sudah memutuskan, dan pihaknya diberi waktu 14 hari. Ia melalui kuasa hukum Dodi Zulfan & Partners menunggu, apakah pihak tergugat menerima atau menolak dan naik banding.

“Jika tergugat menerima keputusan ini alhamdulillah, ayo kita kembali hidup bertetangga yang baik. Namun jika tergugat menolak dan naik banding ya silakan, karena itu hak setiap pihak yang diatur Undang-Undang,” kata Mukhlis.

Diberitakan sebelumnya, bak drama sebuah, sidang lanjutan sengketa tanah antara penggugat Ahmad Muchlis dan tergugat Budi Hary Cahyono, yang beralamat di RT02/08 Jalan Al Hikmah Rawa Denok, Kelurahan Rangkapan Jaya Baru, Kecamatan Pancoranmas, nyaris adu jotos.

Persidangan lapangan di lokasi tersebut, dihadiri warga dan aparat setempat. Babinsa dan Babinkamtibmas juga hadir dalam persidangan lapangan yang dilakukan, Senin (29/06).

Pantauan Radar Depok saat sidang lapangan kubu tergugat nampak begitu emosi, bahkan kuasa hukum tergugat beberapa kali ingin memukul keluarga penggugat. Namun hal itu dilerai oleh para pihak yang sedang menyaksikan persidangan lapangan. Adu mulut pun kerap terjadi antara kuasa hukum.

Kuasa hukum tergugat Budi Hary Cahyono, Jose Carlos mengatakan bahwa sidang lapangan yang dilakukan tidak fair, pasalnya sebelum sidang sudah terjadi pengukuran ulang. Meski dirinya hadir dalam pengukuran yang dilakukan Kantor Pertanahan Kota Depok, tetapi hasilnya belum diperlihatkan ke pihak tergugat.

“Ini tidak fair sampai sekarang penggugat belum memperlihatkan hasil pengukuran ulang,” kata Jose Carlo kepada Radar Depok.

Dia juga mengatakan, pemilik awal dan saksi yang dihadirkan oleh penggugat menurutnya tidak tahu masalah lapangan. Padahal saksi tergugat mengatakan belum ada perubahan masalah batas tembok. “Temboknya naik juga masih ada batasnya, kami sudah jelaskan kepada hakim,” kata Jose.

Beberapa kali kuasa hukum tergugat nampak emosi saat melaksanakan persidangan lapangan.

“Kami merasa terprovokasi oleh mereka, kami tidak menggangu mereka, tapi kenapa mereka mengganggu saat kami menjelaskan kepada hakim,” kata Jose. (rd/rub)

 

Jurnalis : Rubiakto

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

ulama ke idris imam

Persatuan Ulama-Habaib Depok Beri Restu Idris-Imam

DEKLARASI : Dihadiri Paslon Nomor Urut 2 dan elit partai Koalisi TAS, Persatuan Ulama dan

Read More...
penghargaan naik tingkat

Sanggar Ayodya Pala : Siswa Ujian Kenaikan Tingkat Raih Penghargaan

RAIH PENGHARGAAN : Sejumlah siswa Sanggar Ayodya Pala yang telah mengikuti Ujian Kenaikan Tingkat mendapatkan

Read More...
jatijajar repot urus administasi

Beredar Foto Spanduk ‘Ganti Lurah Jatijajar’

MUNDUR : Ketua RT dan RW, di lingkup RW2, Kelurahan Jatijajar, Kecamatan Tapos, mundur serentak

Read More...

Mobile Sliding Menu