sketsa wajah penculik anak depok
TUNJUKAN SKETSA: Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Azis Andriansyah menunjukan sketsa wajah pelaku penculikan terhadap delapan anak di Kota Depok, Kamis (2/7). FOTO : ISTIMEWA
sketsa wajah penculik anak depok
TUNJUKAN SKETSA : Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Azis Andriansyah menunjukan sketsa wajah pelaku penculikan terhadap delapan anak di Kota Depok, Kamis (2/7). FOTO : ISTIMEWA

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Polres Metro Depok terus memburu tersangka kasus penculikan terhadap delapan anak di Kota Depok, beberapa waktu lalu. Kini, polisi menyebar sketsa wajah pelaku ke masyarakat, Kamis (2/7).

Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Azis Andriansyah menuturkan, pihaknya telah merampungkan sketsa wajah pelaku penculikan terhadap delapan anak. Saat ini tim khusus terus berupaya memburu pria misterius tersebut.

Berdasarkan keterangan korban dan petunjuk yang diperoleh, pelaku kerap dipanggil Fikri berjenis kelamin laki-laki, dengan tinggi sekitar 155-160 centimeter, dan berkulit sawo matang.

“Ciri-ciri khususnya lengan sebelah kanan ada tato gambar naga dan bekas luka belakang, rambut agak pirang,” terang Azis didampingi Kasat Reskrim Polres Metro Depok, Kompol Wadi Sabani, Kamis (2/7).

Azis mengatakan, keterangan didapat dari delapan korban yang berhasil diselamatkan. “Ciri-ciri sudah dikantongi, tapi sekali lagi ini keterangan dari anak-anak, korban yang masih belasan tahun. Namun apapun bentuk keterangan dan informasinya, itu sebuah hal yang sangat berharga bagi kita menelusuri terduga pelaku.” ujarnya.

Lebih lanjut dirinya berharap, segera ada respons positif dari masyarakat untuk mau memberikan keterangan kepada kepolisian terkait orang yang memiliki ciri yang dimaksud tersebut.

Untuk diketahui, polisi berhasil menyelamatkan empat anak dari sekapan penculik. Sejumlah korban itu ditemukan cukup jauh, yakni di wilayah Pasar Induk, Kramatjati, Jakarta Timur, pada Senin 29 Juni 2020. Lebih lanjut, ia menjelaskan setelah mendapat laporan dari warga dan orangtua korban, pihaknya langsung membentuk tim khusus untuk melakukan pengejaran. Petunjuk berhasil di dapat dari keterangan sejumlah anak lainnya yang lebih dulu lolos dari jeratan pelaku.

“Kita nanya mereka dibawa kemana, kemudian ciri-ciri pelaku. Keterangan itu kami dapat dari korban yang berhasil kabur dan sudah pulang. Kita kemudian menyisir. Salah satunya kita menyisir mereka ada di satu lokasi di kawasan Pasar Induk, Kramatjati,” katanya. Dan benar saja, dari penelusuran tersebut empat korban ternyata berada di tempat itu (Pasar Induk).

“Di sana ada rombongan anak yang diduga merupakan bagian dari penculikan, maka anak-anak itu kita amankan dulu. Yang kita prioritaskan adalah menyelamatkan mereka (para korban),” jelasnya.

Sayangnya, dari lokasi penggerebekan itu pelaku berhasil melarikan diri.

“Yang penting anak-anak itu selamat dulu. Namun saya tegaskan, terhadap pelaku sampai sekarang masih kita kejar. Tapi yang penting tadi, korban berhasil ditemukan dan selamat semua dan bisa kita kembalikan ke orangtuanya masing-masing,” kata Azis.

Selanjutnya, untuk para korban saat ini sedang dilakukan trauma healing dan visum untuk memastikan ada tidaknya perbuatan pidana berupa kekerasan fisik.

“Tapi alhamdulillah sejauh ini baru dibawa lari saja. Tentu kita jaga agar tidak muncul calon-calon korban berikutnya.”

Dengan demikian, untuk kasus ini delapan anak dinyatakan selamat.

“Kan yang dibawa delapan anak. Nah empat anak lebih dulu lolos saat lari di kawasan Margonda. Sedangkan empat anak lainnya kita selamatkan di wilayah Kramatjati,” ucap Azis.

Dari keterangan sementara, para korban terpaksa mengikuti ajakan pelaku karena sempat diancam bakal dibunuh. Saat ini, polisi sedang fokus mengejar pelaku untuk mengetahui motif dibalik kasus ini. (rd/tul)

 

Jurnalis : Lutviatul Fauziah (IG : @lutviatulfauziah)

Editor : Pebri Mulya