Tiga Kali Emil Perpanjangan PSBB Depok, Kini Sampai 16 Agustus 

In Utama
ridwan kamil tentang jenazah korona
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Belum ada indikasi penurunan penyebaran Covid-19 di Kota/Kabupaten Bogor, Kota Depok dan Kota/Kabupaten Bekasi (Bodebek), membuat Gubernur Jawa Barat ambil sikap. Hingga 16 Agustus, Ridwan Kamil kembali memperpanjang masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Proporsional, di lima wilayah tersebut.

Perpanjangan itu tertuang dalam Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 443/Kep.419-Hukham Tahun 2020 tentang perpanjangan ketiga PSBB Proporsional di wilayah Bodebek dalam rangka penanganan Covid-19.

“Memperpanjang pemberlakuan PSBB secara proporsional di wilayah Bodebek dalam rangka percepatan penanganan Covid-19 sampai dengan 16 Agustus 2020,” bunyi ketetapan dalam salinan Kepgub yang diterima Harian Radar Depok, Kamis (31/07).

Kepgub yang dikeluarkan pada Kamis (30/07) itu, menetapkan kepala daerah di wilayah Bodebek harus menerapkan PSBB secara proporsional dalam skala mikro. Sesuai level kewaspadaan masing-masing wilayah.

Selain itu, juga disebutkan PSBB bisa kembali diperpanjang jika masih ditemukan kasus penyebaran di lima wilayah tersebut. Bunyi ketetapan ketiga dalam Kepgub yang ditandatangani Ridwan Kamil juga menjelaskan, masyarakat berdomisili di wilayah Bodebek, wajib mematuhi ketentuan pemberlakuan PSBB Proporsional sesuai ketentuan dan menerapkan protokol pencegahan Covid-19.

Dengan demikian, Kang Emil -Sapaan Ridwan Kamil- terhitung sudah tiga kali memberlakukan PSBB Proporsional, di wilayah Bodebek sejak kali pertama pada 2 Juli lalu selama 14 hari. Kemudian kembali memperpanjang PSBB dua pekan setelahnya, pada 18 Juli, dan berlaku hingga 1 Agustus.

Dalam pertimbangannya Kepgub yang dirilis, RK menjelaskan, saat ini belum ada indikasi penurunan penyebaran Covid-19 di Bodebek. Oleh karena itu, PSBB Proporsional perlu kembali diperpanjang.

Menurut laporan Tim Satgas Covid-19 per Kamis (30/07), jumlah kasus positif Covid-19 kumulatif di Jabar mencapai 6.461 kasus. Dari jumlah tersebut, 3.949 di antaranya sembuh dan 210 kasus meninggal.

Sementara perkembangan Covid-19 di Kota Depok berdasarkan https://ccc-19.depok.go.id/ per 31 Juli 2020. Ada peningkatan kembali baik terkonfirmsi postif maupun sembuh dan meninggal. Saat ini ada 1.213 kasus positif, sembuh 963 kasus dan 48 warga meninggal.(rd/hmi/net)

 

Jurnalis : Fahmi Akbar

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

ulama ke idris imam

Persatuan Ulama-Habaib Depok Beri Restu Idris-Imam

DEKLARASI : Dihadiri Paslon Nomor Urut 2 dan elit partai Koalisi TAS, Persatuan Ulama dan

Read More...
penghargaan naik tingkat

Sanggar Ayodya Pala : Siswa Ujian Kenaikan Tingkat Raih Penghargaan

RAIH PENGHARGAAN : Sejumlah siswa Sanggar Ayodya Pala yang telah mengikuti Ujian Kenaikan Tingkat mendapatkan

Read More...
jatijajar repot urus administasi

Beredar Foto Spanduk ‘Ganti Lurah Jatijajar’

MUNDUR : Ketua RT dan RW, di lingkup RW2, Kelurahan Jatijajar, Kecamatan Tapos, mundur serentak

Read More...

Mobile Sliding Menu