walikota depok pakai masker CFD
Walikota Depok, Mohammad Idris.
walikota depok pakai masker CFD
Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok, Mohammad Idris

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok, masih memantau wilayah yang terdapat kasus konfirmasi positif terbanyak.

Hingga Selasa (21/07), terdapat tiga kecamatan di Kota Depok yang memiliki kasus konfirmasi positif terbanyak dibandingkan kecamatan lainnya.

Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok, Mohammad Idris mengatakan, kasus penyebaran Covid-19 masih terjadi di Kota Depok. Begitupun di tiap kecamatan masih memiliki kasus konfirmasi positif.

“Terdapat tiga kecamatan yang sebaran positifnya terbanyak,” ujar Idris.

Idris menjelaskan, tiga kecamatan yang masih memiliki kasus konfirmasi terbanyak yakni Kecamatan Tapos 33 kasus, Kecamatan Sukmajaya 21 kasus, dan Kecamatan Sawangan 20 kasus.

Sedangkan kecamatan yang sedikit kasus konfirmasi positif, yakni Kecamatan Cinere enam kasus, Kecamatan Limo sembilan kasus, dan Kecamatan Bojongsari 10 kasus.

Idris mengungkapkan, penambahan konfirmasi positif sebanyak 21 kasus. Berasal dari program rapid test Kota Depok, ditindaklanjuti dengan Swab dan PCR di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kota Depok sebanyak 14 kasus, satu kasus merupakan informasi Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, dan dua kasus merupakan informasi dari BBTKLPP Jakarta.

“Untuk empat kasus lainnya merupakan informasi dari RS Universitas Indonesia,” tuturnya.

Sebelumnya, Pemkot Depok melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 kembali menerima bantuan perlengkapan kesehatan dari perusahaan swasta. Kali ini bantuan diberikan oleh Kawan Lama Foundation berupa 1.000 masker medis dan 25 liter hand sanitizer.

“Terima kasih atas nama pemerintah dan gugus tugas atas bantuannya dari Kawan Lama Foundation berupa masker dan hand sanitizer,” ucap Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok, Sri Utomo.

Dia menjelaskan, bantuan ini akan dimanfaatkan oleh tim gugus tugas untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Kota Depok. Termasuk, menyalurkannya kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Pandemi ini belum tahu kapan berakhir. Jadi, kita harus selalu tetap waspada, saling menjaga dan gotong-royong,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Depok, Zamrowi Hasan mengaku, sejumlah perusahaan swasta dan toko modern telah banyak berkontribusi dalam penanganan Covid-19 di Kota Depok. Terutama, melalui berbagai bantuan yang diberikan.

“Saya sudah imbau kepada pusat perbelanjaan dan toko modern untuk membantu pemerintah menangani Covid-19 melalui dana CSR-nya. Jika ada yang ingin memberikan bantuan bisa langsung menghubungi gugus tugas,” pungkasnya. (rd/dic)

 

Jurnalis : Dicky Agung Prihanto

Editor : Pebri Mulya