Beranda Metropolis Aksi GOW : Bagi Nasi Box Dulu, Rapat Kemudian

Aksi GOW : Bagi Nasi Box Dulu, Rapat Kemudian

0
Aksi GOW : Bagi Nasi Box Dulu, Rapat Kemudian
BAGI NASI BOX: Secara simbolik, GOW dan PPJI DPC Kota Depok bekerjasama bagi-bagi 1000 nasi box ke anak yatim di Aula Kampus STIH IBLAM, Sabtu (29/08). FOTO : YUNIAR/RADAR DEPOK
GOW bagi nasi box
BAGI NASI BOX : Secara simbolik, GOW dan PPJI DPC Kota Depok bekerjasama bagi-bagi 1000 nasi box ke anak yatim di Aula Kampus STIH IBLAM, Sabtu (29/08). FOTO : YUNIAR/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Bertepatan dengan perayaan bulan Muharram. Gabungan Organisasi Wanita (GOW) bagi-bagi 1.000 nasi box untuk anak yatim, Sabtu (29/08). Pertemuan yang digelar di aula kampus Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) IBLAM ini, juga sebagai persiapan Rapat Kerja Daerah (Rakerda).

Ketua GOW Kota Depok, Asri Mulyanita menjelaskan, bulan Muharram ini merupakan bulannya anak yatim, “Jadi kita ingin berbagi kebaikan dengan membahagiakan mereka,” ujarnya kepada Radar Depok, Sabtu (29/08).

Setelah acara santunan selesai, GOW langsung menggelar rapat pleno persiapan Rakerda Oktober mendatang. Rapat ini dikhususkan bagi pengurus GOW sendiri. Isu-isu yang dibahas juga lebih mendalam tentang upaya mengatasi pandemi covid-19 ini. Asri yang juga merangkap sebagai Ketua Yayasan STIH IBLAM kembali menuturkan, bahwa  akan membawa anggotanya fokus kepada pendampingan keluarga.

Dia menilai, pola asuh dalam keluarga memang harus segera dibenahi. Orangtua khususnya para ibu harus didampingi supaya tidak stres menghadapi anak-anaknya yang mulai nakal di rumah. Hal ini dikarenakan stres bisa memicu turunnya empati dan perubahan perilaku orangtua kepada anak-anak.

Jadi, di balik banyaknya program pemerintah yang sudah banyak mengupas tentang ekonomi. Dia ingin GOW tampil beda dengan program parenting supaya keluarga-keluarga di Kota Depok , tetap tangguh, dan sehat secara mentalnya. Rencananya, 1-2 bulan ini GOW akan mengajak pengurusnya yang banyak berkutat di dunia psikologi untuk membuat webinar.

“Supaya pendekatannya tepat sasaran,” jelasnya.