Ketua Bawaslu Kota Depok, Luli Barlini.
Ketua Bawaslu Kota Depok, Luli Barlini.
Ketua Bawaslu Kota Depok, Luli Barlini.
Ketua Bawaslu Kota Depok, Luli Barlini.

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Di tengah agenda pemilihan walikota dan wakil walikota (Pilkada) 2020, Bawaslu Kota Depok diserang Covid-19. Dua pejabat sekretariat pengawas Pemilu tingkat kota tersebut terkonfirmasi virus Korona (Covid-19). Ketua Bawaslu Kota Depok, Luli Barlini pun membenarkan ikhwal jajarannya yang terpapar Korona.

“Benar, dua jajaran kami positif Covid-19, yang satu PDP (Pasien Dalam Pengawasan), satu lagi memang Positif Covid-19 terkonfirmasi. Keduanya sudah mulai membaik, itu dua minggu lalu dan sudah mau sembuh,” kata Luli saat dikonfirmasi Radar Depok.

Ia mengungkapkan, hal tersebut sudah lama dan pihaknya pun telah komunikasi dengan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kota Depok dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok.

“Surat-surat kami layangkan ke instansi terkait, perihal permohonan test swab untuk seluruh jajaran di Bawaslu Kota Depok. Sudah mau sembuh, tinggal menunggu swab satu kali lagi,” tegas Luli.

Luli menerangkan, yang bersangkutan sudah lama tidak berkantor dan meminta izin untuk dirumahkan. Padahal, kata Luli, yang bersangkutan pada 15 Juli sudah mengikuti rapid test dan hasilnya negatif.

“Dia paling tertib di antara yang lainnya, karena selalu bawa piring dan gelas sendiri. Tapi, dia sudah tidak kontak dengan kami setengah bulan lebih. Sementara, yang satunya baru Jumat kemarin hasil swab-nya positif, tapi beliau PDP dan melakukan isolasi mandiri,” terangnya.