camat dede pelestarian budaya
PERTAHANKAN TRADISI : Camat Bojongsari, Dede Hidayat bersama Lurah Duren Mekar, Muhammad Sahal, sedang menghadiri peringatan Malam Satu Muharam, di Situs Budaya Blandongan Depok. FOTO : INDRA SIREGAR/RADAR DEPOK
camat dede pelestarian budaya
PERTAHANKAN TRADISI : Camat Bojongsari, Dede Hidayat bersama Lurah Duren Mekar, Muhammad Sahal, sedang menghadiri peringatan Malam Satu Muharam, di Situs Budaya Blandongan Depok. FOTO : INDRA SIREGAR/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DUREN MEKAR – Aparatur Kecamatan Bojongsari, terus mendorong eksistensi budaya asli masyarakat Depok, yang ada di wilayahnya.

Baru-baru ini, di Kelurahan Duren Mekar, Kecamatan Bojongsari, tepatnya di RT5/3, Pemkot Depok mengusulkan sebuah rumah adat Betawi (Blandongan) untuk menjadi situ Budaya.

Maka dari itu, Camat Bojongsari, Dede Hidayat bersama Lurah Duren Mekar, Muhammad Sahal, rutin memantau kondisi rumah tersebut dan segala aktivitas yang ada.

Dede mengatakan, Jumat (21/08), dia bersama lurah mengunjungi rumah Blandongan. Kehadiran mereka, dalam rangka memberikan perhatian sebagai perwakilan pemerintah kepada calon situs budaya tersebut.

“Kunjungan kami juga dalam rangka peringatan malam Satu Muharam yang biasa dilakukan setiap tahuj di rumah Blandongan ini,” kata Dede kepada Radar Depok, Minggu (23/08).

Dia mengungkapkan, di lokasi tersebut masih melestarikan kesenian asli Betawi Depok, salah satunya Pencak Silat Jalan Lima Langkah Enam, atau silat Kaulan Petani.

“Kegiatan budaya seperti ini harus tetap dilestarikan, agar anak cucu kita tahu bahwa Kota Depok merupakan kota yang berbudaya,” ucapnya.