Beranda Utama Harga Ayam Turun, Peternak Mulai ‘Menjerit’

Harga Ayam Turun, Peternak Mulai ‘Menjerit’

0
Harga Ayam Turun, Peternak Mulai ‘Menjerit’
USAHA : Seorang pekerja sedang mengambil telur hasil produksi Peternakan Ayam di kawasan Kecamatan Cilodong. FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK
Peternakan ayam di depok murah
USAHA : Seorang pekerja sedang mengambil telur hasil produksi Peternakan Ayam di kawasan Kecamatan Cilodong. FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Semakin menurunnya harga jual ayam, dikeluhkan peternak ayam di Kota Depok. Kini harga ayam dari peternakan Rp 15.000 – Rp 10.000, dimana sebelumnya seharga Rp 20.000 – Rp 18.000.

Sanusi (38), salah seorang peternak ayam di Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Sawangan mengatakan, penurunan harga ayam sudah terjadi sejak dua bulan yang lalu. Hal itu berdampak terhadap pendapatannya yang harus menutup produksi perawatan ayam, sebagai tempat usaha mencari nafkah yang sudah di rintis selama dua tahun.

“Turun banget harganya. Belum juga naik harga ayam lagi harganya sampai sekarang,” ujar Sanusi sambil memberi pakan ayam, Senin (31/08).

Pria yang memiliki dua anak tersebut mengungkapkan, harga ayam yang masih berada di dalam kandang itu berdasarkan bobot ayamnya.

“Kenaikan harganya dari Rp 5.000 – Rp3.000, tergantung bobot ayamnya,” ucapnya.

Sanusi menjelaskan, akibat penurunan harga ayam, berbanding terbalik dengan biaya produksi yang tetap stabil. Pakan ayam saat ini yang Sanusi gunakan sebesar Rp355 ribu perkarung dan tidak mengalami penurunan. Untuk itu, terjadi pembengkakan anggaran biaya produksi sehingga menjadikannya mendapatkan keuntungan sedikit.

“Kami ingin Pemerintah Pusat maupun Kota Depok melihat penderitaan para peternak ayam yang menggantungkan hidupnya berjualan ayam,” terang Sanusi.