Beranda Utama Hari Pertama Pembatasan Aktivitas Malam di Depok, Banyak Pedagang Bingung

Hari Pertama Pembatasan Aktivitas Malam di Depok, Banyak Pedagang Bingung

0
Hari Pertama Pembatasan Aktivitas Malam di Depok, Banyak Pedagang Bingung
SOSIALISASI : Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok, Lienda Ratnanurdianny memimpin sosialisasi pembatasan aktivitas saat jam malam di kawasan Jalan Margonda Raya, Senin (31/8). Sosialisasi tersebut dilakukan selama 3 hari untuk meminimalisir aktivitas warga di malam hari guna mencegah penularan virus Covid-19. FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK
pembelakuan jam malam di hari pertama
SOSIALISASI : Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok, Lienda Ratnanurdianny memimpin sosialisasi pembatasan aktivitas saat jam malam di kawasan Jalan Margonda Raya, Senin (31/8). Sosialisasi tersebut dilakukan selama 3 hari untuk meminimalisir aktivitas warga di malam hari guna mencegah penularan virus Covid-19. FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Hari pertama pembatasan aktivitas masyarakat pada malam hari di Kota Depok, terlihat berjalan masih banyak ketidaktahuan di pedagang tenda di sepanjang Jalan Margonda.

Dimana masih banyak pedagang yang tetap membuka meski ada imbauan batasan waktu, yakni pada pukul 18:00 WIB. Sedangkan untuk toko, pusat perbelanjaan, dan mal, sudah terpantau tutup pada batasan waktu yang ditentukan tersebut.

Sedangkan untuk aktivitas masyarakat yang dibatasi sampai 20:00 WIB di Jalan margonda masih terlihat ramai. Tidak ada perbedaan sebelum diberlakukan pembatasan aktivitas masyarakat, dan setelah diberlakukan. Saat pukul 21:00 WIB, baru tampak mulai berangsur sepi arus lalu lintas di Jalan Margonda.

Berdasarkan keterangan dari salah satu pedagang di Jalan Margonda, Santino (48), dirinya belum mengetahui adanya kebijakan terkait pembatasan aktivitas masyarakat pada malam hari di Kota Depok.

Santino yang berjualan nasi goreng menjelaskan, dirinya baru mengetahui setelah didatangi Satpol PP Kota Depok yang melakukan sosialisasi.

“Saya belum tahu mas, baru ini saya tahu kalau ada pembatasan,” ujar Satino, Senin (31/08).

Tetapi Satino beranggapan, peraturan yang dikeluarkan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok tersebut, dapat memberatkan pedagang yang berjualan di malam hari. Apalagi, pedagang hanya diberikan kesempatan berjualan hinggal pukul 20.00. Padahal, jualannya ramai dibeli pengunjung sejak pukul 20.00 hingga tengah malam.