imam budi surat kepolisian
MENGURUS : Balon Wakil Walikota Depok, Imam Budi Hartono menunjukan formulir pengajuan SKCK, sebagai salah satu persyaratan pendaftaran peserta Pilkada Depok 2020. FOTO : RICKY/RADAR DEPOK
imam budi surat kepolisian
MENGURUS : Balon Wakil Walikota Depok, Imam Budi Hartono menunjukan formulir pengajuan SKCK, sebagai salah satu persyaratan pendaftaran peserta Pilkada Depok 2020. FOTO : RICKY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Bakal Calon Wakil Walikota Depok, Imam Budi Hartono mulai merangkai asa di Pilkada 2020, dengan melengkapi persyaratan administrasi yang akan dilayangkan ke partai maupun Kantor KPU Kota Depok.

Imam mengatakan, selain melakukan komunikasi politik dengan partai yang tergabung dalam Koalisi Tertata Adil Sejahtera (TAS), yakni PAN, Partai Demokrat, PKS dan PPP, pihaknya juga terus merajut simpul-simpul massa dan melengkapi persyaratan administrasi untuk mendaftar sebagai peserta.

“Ya, mulai mencicil syarat-syarat pendaftaran, sambil melakukan sosialisasi ke masyarakat. Merajut asa agar terlaksana dan insha Allah di ridhoi Allah SWT, serta dipercaya masyarakat,” tuturnya kepada Radar Depok, Senin (17/08).

Ia menguraikan, saat ini yang sedang berproses,  legalisir ijazah mulai dari jenjang pendidikan sekolah dasar, SMP ,SMA hingga perguruan tinggi. Selain itu, Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) dan laporan pajak.

“LHKPN sendiri sudah dikirim ke KPK ter tanggal 28 Maret 2019, waktu sebagai Caleg di Provinsi Jawa Barat, pada Pemilu 2019. Sedangkan, SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian) pun sudah saya buat,” urai IBH, sapaannya.

Kemudian, sambung politikus PKS ini, dirinya juga sedang memroses surat pengunduran diri  atau Pengantian Antarwaktu (PAW) dari Anggota Legislatif DPRD Jabar.