Idul Adha, IBH Ajak Teladani Nabi Ibrahim

In Politika
hewan kurban imam budi
HEWAN KURBAN : Anggota DPRD Jawa Barat, Imam Budi Hartono saat mengikuti penyembelihan kurban di Masjid Ar-Raudhah Cluster Acacia, GDC Kelurahan Tirtajaya, Kecamatan Sukmajaya, Jumat (31/07). FOTO : RICKY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Momen Idul Adha harus menjadi motivasi bagi seluruh umat muslim meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT dan meneladani akhlak Nabi Ibrahim AS dan keluarganya. Hal tersebut disampaikan Anggota DPRD Jawa Barat, Imam Budi Hartono saat mengikuti penyembelihan kurban di Masjid Ar-Raudhah Cluster Acacia, GDC Kelurahan Tirtajaya, Kecamatan Sukmajaya, Jumat (31/07).

Ia mengatakan, 10 Zdulhijjah merupakan momentum hari raya besar umat Islam, yaitu Idul Adha yang di dalamnya menyimpan berbagai peristiwa monumental yang selanjutnya diabadikan dalam sebuah ibadah.

“Dua ibadah identik dengan Idul Adha adalah ibadah kurban dan ibadah haji. Kedua ibadah ini mengandung nilai keteguhan dan keimanan, sebagai bukti pengorbanan yang dilandasi dengan keiklasan dan kesabaran,” tutur Imam Budi Hartono kepada Radar Depok.

Ia menegaskan, dengan merayakan hari raya Idul Adha 1441 Hijriyah ini hendaknya semakin kuat keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT dengan meneladani keluarga Nabi Ibrahim as.

“Semoga saya dan semuanya dapat meneladani Nabiyallah Ibrahim AS yang luar biasa, baik pengorbanan dan ketaatannya kepada Allah SWT. Dengan iman dan taqwa yang dalam kita akan mampu mengamalkan untuk hidup lebih baik,” tegas politikus yang akrab disapa IBH ini.

IBH yang juga bakal Calon Walikota dari PKS ini mengungkapkan, dengan melaksanakan perintah Allah SWT, Nabi Ibrahim AS rela meninggalkan istrinya di tempat yang bagus tanpa harta. Hajar sang istri juga rela tinggalkan suami yang sangat dicintainya.

Nabi Ibrahim AS juga rela mengorbankan putranya yang dicintainya untuk dikurbankan. Begitu juga dengan Ismail bersedia dikurbankan untuk memenuhi perintah Allah SWT.

“Sungguh suatu pengorbanan sikap yang sangat tinggi nilainya yang tidak mampu dilakukan oleh manusia biasa seperti kita,” tegasnya.

Menurutnya, mengorbankan harta, tenaga dan pikiran biasa dilakukan. Akan tetapi mengorbankan putra yang sangat dicintai, tentu butuh keiklasan yang mendalam. Tetapi, keimanan yang kokoh Nabi Ibrahim melaksanakan perintah tersebut guna mempertegaskan bahwa perintah Allah SWT di atas segalanya.

“Pengorbanan Nabi Ismail sebagai anak sangat besar. Saya pun berharap agar generasi muda dapat meneladaninya, taat kepada Allah SWT, berbakti pada orang tua untuk itu beliau rela mengorbankan jiwa raganya,”pungkasnya.

Di Masjid Ar-Raudhah Cluster Acacia, GDC sendiri menyembelih lima ekor sapi dan 26 kambing. Dan dagingnya didistribusikan kepada warga yang berhak. (rd/cky)

 

Jurnalis : Ricky Juliansyah

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Depok, Moh Hafid Nasir

Pilkada Depok : Golkar-PKB Belok, PKS Kalem

Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Depok, Moh Hafid Nasir.   RADARDEPOK.COM, DEPOK - Partai Keadilan

Read More...
salat idul adha di masjid nurul fikri

Salat Idul Adha di Masjid Nurul Fikri Tugu : Patuhi Protokol Kesehatan, Pengurangan Jamaah 50 persen

KHUSYU : Pelaksaan Salat Idul Adha di Masjid Nurul Fikri di Jalan Situ Indah No.116

Read More...
pengasinan sosialisasi masker

Pengasinan Rutin Sosialisasikan Bermasker

SINERGI : Tiga Pilar Kelurahan Pengasinan, sedang melakukan sosialisasi penggunaan masker kepada masyarakat di Situ

Read More...

Mobile Sliding Menu