Beranda Utama Ingat, Sosialisasi Pembatasan Aktivitas Malam Hanya Tiga Hari

Ingat, Sosialisasi Pembatasan Aktivitas Malam Hanya Tiga Hari

0
Ingat, Sosialisasi Pembatasan Aktivitas Malam Hanya Tiga Hari
INGATKAN : Kasatpol PP Kota Depok, Lienda Ratnanurdianny memberikan sosialisasi pembatasan aktivitas masyarakat di malam hari terkait pencegahan Covid-19 Kota Depok, di Jalan Raya Margonda, Senin (31/08). FOTO : DICKY/RADAR DEPOK
satpol pp razia jam malam di depok
INGATKAN : Kasatpol PP Kota Depok, Lienda Ratnanurdianny memberikan sosialisasi pembatasan aktivitas masyarakat di malam hari terkait pencegahan Covid-19 Kota Depok, di Jalan Raya Margonda, Senin (31/08). FOTO : DICKY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Kasatpol PP Kota Depok, Lienda Ratnanurdianny mengatakan, pada hari pertama pembatasan aktivitas, pihaknya hanya memberikan edukasi dan sosialisasi kepada warga masyarakat akan hal tersebut.

“Jadi tiga hari ini sebelum peraturan Walikota ada, kami (Satpol PP Kota Depok) hanya melakukan edukasi dan sosialisasi,” ujar Lienda Ratnanurdianny.

Lienda Ratnanurdianny menjelaskan, sosialisasi berkaitan dengan operasional toko, restaraunt, retail, hingga pedagang. Sosialisasi yang diberikan bertujuan agar masyarakat dapat mematuhi ketentuan atau kebijakan dari gugus tugas, berkaitan dengan meningkatnya kasus virus Korona (Covid-19) di Kota Depok.

Lienda Ratnanurdianny mengungkapkan, setelah sosialisasi selama tiga hari, ada evaluasi terkait tingkat kepatuhan masyarakat. Apakah sudah patuh atau memang perlu diadakan kebijakan baru akan hal tersebut.

“Nantinya apakah yang melanggar akan dilakukan penindakan atau diberikan sanksi lainnya, itu setelah ada evaluasi,” terang Lienda Ratnanurdianny.

Leinda Ratnanurdiannya belum dapat memastikan terkait sanksi yang akan diberikan, namun nanti dijelaskan pada peraturan Walikota (Perwal). Lienda Ratnanurdianny membenarkan adanya keberatan dari masyarakat maupun para pedagang. Namun, masyarakat harus melihat kebijakan yang dibuat untuk kepentingan yang lebih besar lagi, untuk kesehatan masyarakat.