pembangunan kampung betawi bojongsari
MULAI PEMBANGUNAN : Walikota Depok, Mohammad Idris meletakkan batu pertama, sebagai tanda dimualainya pembangunan Kampung Budaya Betawi, di Kelurahan Duren Seribu, Kecamatan Bojongsari. FOTO : INDRA SIREGAR/RADAR DEPOK
pembangunan kampung betawi bojongsari
MULAI PEMBANGUNAN : Walikota Depok, Mohammad Idris meletakkan batu pertama, sebagai tanda dimualainya pembangunan Kampung Budaya Betawi, di Kelurahan Duren Seribu, Kecamatan Bojongsari. FOTO : INDRA SIREGAR/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Pemkot Depok merealisasikan dukungannya terhadap pelestarian kebudayaan yang ada di Kota Depok. Salah satu dukungan yang dilakukan, ialah dengan meresmikan pembangunan Kampung Budaya Betawi, di kawasan Jalan Perumahan Sawangan Elok, RT2/10, Kelurahan Duren Seribu, Kecamatan Bojongsari.

Walikota Depok, Mohammad Idris mengatakan, keberadaan kampung budaya di Depok sangat penting. Mengingat saat ini, Kota Depok sudah menjadi kota metropolitan yang dihuni penduduk dari berbagai etnis dan budaya. Sehingga, kebudayaan Betawi itu harus tetap dijaga agar tidak tergerus zaman.

“Dalam  sebuah proses asimilisasi atau percampuran budaya bakal ada sebuah persaingan. makanya, peran KOOD harus meningkatkan persaingan ini sehingga ketika terjadi asimilasi tidak dominan namun Budaya Betawi tetap ada,” kata Idris, Jumat (21/08).

Pihaknya juga mengapresiasi komunitas budaya Betawi Ora yang ada di Bojongsari, karena sudah menggagas pembangunan kampung budaya ini. Dengan terbentuknya kampung ini, diharapkan Depok semakin dikenal sebagai kota yang berbudaya.

“Depok ini dikenal banyak tarian budaya nya. Kalau orang usia 50 tahun ke atas mungkin masih ingat akan budaya ini. Tapi, anak kita yang masih kecil kan belum tentu tahu, maka dari itu harus dikenalkan dengan budaya leluhurnya lewat kampung budaya ini,”bebernya.