KB Kookmin Bank, Pemegang Saham Terbesar Bukopin

In Ekbis dan Hiburan
KB Kookmin bank
ILUSTRASI

 

RADARDEPOK.COM, JAKARTA – Bank terbesar asal Korea Selatan, KB Kookmin Bank  resmi menjadi pemegang saham terbesar Bank Bukopin dengan menguasai porsi sebesar 33,90 persen. Hal ini karena pada proses Penawaran Umum Terbatas ke-5 (PUT V) melalui skema Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) KB Kookmin Bank menyerap sekitar 2,97 miliar lembar saham baru. SedangkanBosowa Corporindo yang juga melaksanakan porsi HMETD-nya dengan menyerap 1,09 miliar lembar saham kepemilikan sahamnya menjadi 23,4 persen.

“Kami sangat bersyukur aksi korporasi ini berjalan lancar, dan mengapresiasi KB, Bosowa, serta pemegang saham publik yang telah berpartisipasi memperkuat permodalan Bukopin pada PUT V ini,” ujar Direktur Utama Bank Bukopin, Rivan Purwantono.

Rivan mengatakan, secara keseluruhan Bukopin menerbitkan saham baru sejumlah 4,660,763,499 saham baru kelas B sesuai dengan persetujuan pemegang saham yang diperoleh pada RUPS Luar Biasa pada 24 Oktober 2019.

Menurut data Biro Administrasi Efek yang menjadi partner Bukopin, Datindo Entrycom, selain melaksanakan HMETD yang menjadi porsinya, beberapa pemegang saham melakukan pemesanan saham tambahan sehingga terjadi kelebihan nominal pemesanan (oversubscribe) hingga dua kali lipat. Partisipasi pemegang saham ritel (masyarakat) dalam PUT V ini juga cukup besar. Dengan selesainya PUT V ini Bank Bukopin mendapat tambahan modal baru senilai Rp838 miliar.

Dengan berakhirnya transaksi perdagangan pada PUT V, komposisi urutan pemegang saham di Bank Bukopin menjadi KB Kookmin Bank dengan porsi kepemilikan 33,90 persen disusul Bosowa sebesar 23,40 persen, Negara Republik Indonesia pada 6,37 persen, dan pemegang saham publik dengan kepemilikan di bawah 5 persen mencapai 36,33 persen.

“Dengan kepemilikan tersebut, KB Kookmin Bank semakin dekat lagi untuk menjadi pemegang saham pengendali Bank Bukopin,” jelasnya.

Rivan menambahkan, adanya oversubscription pada PUT V ini menunjukkan minat yang tinggi dari pemegang saham.

“PUT V ini juga menjadi sejarah baru buat Bukopin. Minat pemegang saham publik sangat luar biasa, mencapai 24 persen dari total porsi saham publik berhasil ditransaksikan di PUT V,” katanya.

Menurut Rivan, Bank Bukopin melanjutkan aksi korporasi melalui Penambahan Modal Tanpa Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) sesuai dengan keterbukaan informasi yang telah dipublikasikan pada 14 Juli 2020. Sesuai komitmen, KB Kookmin Bank akan menyetorkan tambahan modal baru melalui skema tersebut untuk memperkuat permodalan Bank Bukopin.

Sesuai rencana, Bukopin akan meminta persetujuan kepada pemegang saham melalui RUPS Luar Biasa yang rencananya dilaksanakan pada 25 Agustus 2020. Saat ini dalam proses finalisasi dengan regulator.

Langkah tersebut merupakan bentuk komitmen KB Kookmin Bank untuk memperkuat fundamental Bukopin agar bisa berkembang lebih baik ke depannya. Manajemen dan stakeholder Bukopin menaruh harapan besar dengan bertambahnya porsi kepemilikan KB Kookmin Bank.

“Kookmin Bank memiliki karakteristik bisnis yang serupa dengan Bank Bukopin, yaitu fokus di segmen usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta segmen konsumer. Adapun 57 persen dari portofolio kredit Bank Bukopin berada di segmen UMKM, dan KB berkomitmen mengembangkan segmen ritel ini,” tutup Rivan. (rd/ina)

 

Jurnalis : Febrina

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

Ketua DPC Partai Hanura Kota Depok, Miftah Sunandar

Hanura Depok Mantap Dukung Pradi-Afifah

Ketua DPC Partai Hanura Kota Depok, Miftah Sunandar.   RADARDEPOK.COM, DEPOK – Satu lagi partai non parlemen

Read More...
walikota depok pakai masker CFD

Pisah Ranjang dengan Istri, Selamatkan Walikota Depok dari Covid-19

Walikota Depok, Mohammad Idris.   RADARDEPOK.COM, DEPOK - Berkaitan dengan Elly Farida yang terpapar virus Korona (Covid-19),

Read More...
alfamidi SMK Putra Bangsa

SMK Putra Bangsa Gulirkan Alfamidi Class

LULUSAN TERBAIK : Siswa-siswa SMK Putra Bangsa yang menjadi calon peserta Program Alfamidi Class berfoto

Read More...

Mobile Sliding Menu