pendaftaran UIII ditunda
TAHAP PEMBANGUNAN : Pekerja menggunakan alat berat saat berada di area UIII yang masih dalam tahap pembangunan di kawasan Kelurahan Cisalak, Kecamatan Sukmajaya, Rabu (8/7). FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK
pendaftaran UIII ditunda
TAHAP PEMBANGUNAN : Pekerja menggunakan alat berat saat berada di area UIII yang masih dalam tahap pembangunan di kawasan Kelurahan Cisalak, Kecamatan Sukmajaya, Rabu (8/7). FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Kementerian Agama (Kemenag) masih merumuskan untuk membebaskan lahan Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) yang sejumlah lahannya masih dikuasai oleh warga dan menduduki lahan tersebut.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pembebasan Lahan UIII, Encep Dimyati mengatakan, pihaknya akan segera membebaskan lahan UIII yang masih ditempati masyarakat.

Dia juga menyampaikan sudah mendapat tembusan dari instruksi Wakil Presiden Ma’ruf Amin untuk menyiapkan anggaran untuk pembebasan lahan seluas 60 hektare, yang merupakan bagian dari rencana pembangunan kampus UIII di Depok.

“Arahan Wapres, Kemendag dan Kemenkeu diminta segera menyiapkan anggaran untuk pembebasan lahan tahun 2020 seluas 30 hektare, dan anggaran pembebasan lahan tahun 2021 juga seluas 30 hektare,” kata Encep.

Dia menyampaikan Kampus UIII berdiri di lahan seluas 142,5 hektare, 90 hektare di antaranya dihuni oleh warga setempat, sehingga perlu dilakukan penggusuran. Pembebasan lahan tahap pertama seluas 30,7 hektare, sebanyak 65 rumah warga digusur telah selesai pada November 2019 lalu.

Sementara pembebasan lahan tahap kedua seluas 30 hektare ditargetkan selesai sebelum pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Tahun 2020 pada Desember. Sisanya, lahan seluas 30 hektare diharapkan selesai dibebaskan pada 2021.