cek suhu masuk margo city
TINGKATKAN PROTOKOL KESEHATAN: Margo City Mal memperketat protokol kesehatan. Saat ini pihak mal menutup sementara seluruh aktivitas mal. FOTO : ARNET/RADAR DEPOK
cek suhu masuk margo city
TINGKATKAN PROTOKOL KESEHATAN : Margo City Mal memperketat protokol kesehatan. Saat ini pihak mal menutup sementara seluruh aktivitas mal. FOTO : ARNET/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Kota Depok pada 6 Agustus 2020 sempat masuk zona merah penularan Covid-19, kemudian sepekan berselang beralih ke zona oranye. Saat ini Depok kembali masuk sebagai wilayah dengan risiko tinggi atau zona merah.

Status merahnya Kota Depok termuat dalam data risiko laman resmi Satgas Penanganan Covid-19 Indonesia covid19.go.id yang dikutip pada Kamis (20/08). Depok mengalami lonjakan pesat kasus Covid-19 sejak 31 Juli 2020 hingga sekarang.

Selain itu, dalam lima hari terakhir, temuan kasus positif Covid-19 di Depok mencapai rekor tertinggi selama pandemi dengan 46-49 kasus baru setiap harinya.

Meski begitu, Pemkot Depok tetap mengklaim bahwa Kota Depok masih berstatus zona oranye atau wilayah berisiko sedang penularan Covid-19.

“Status minggu ini Depok masih oranye. Dicek data (Satgas Penanganan Covid-19 nasional) periode tanggal berapa,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana kepada wartawan, Kamis (20/08).

Pengakuan tersebut berbeda dengan data yang dipublikasikan Satgas Penanganan Covid-19 Nasional melalui peta risiko dalam situs resmi covid19.go.id. Dalam peta yang dapat diakses publik itu, Depok masuk dalam kategori zona merah alias risiko tinggi, satu-satunya di Bodetabek dan Jawa Barat. Menurut Dadang, data tersebut merupakan data hasil pemantauan periode pekan lalu, dengan pemantauan terakhir pada Minggu (16/08).

“Zona risiko dibuat satgas pusat dalam periode mingguan. Zona risiko ini tentu sangat fluktuatif skornya, dipengaruhi oleh kondisi data yang ditentukan dalam 14 indikator,” ungkap Dadang.