KPU Depok PAW Panitia Adhoc

In Politika
ucap janji KPU kota depok
PENGGANTI : PAW Panitia Adhoc untuk Pilkada Depok 2020 saat dilantik di Kantor Sekretariat KPU Kota Depok Jalan Kartini No. 19 Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoranmas. FOTO : RICKY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Beririsan dengan tahapan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) pada Pilkada 2020, KPU Kota Depok melaksanakan Pelantikan Penggantian Antar Waktu (PAW) Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) atau lembaga Adhoc di Kantor Sekretariat KPU Kota Depok Jalan Kartini No. 19 Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoran Mas.

Ketua KPU Kota Depok, Nana Shobarna mengatakan, Pelantikan PAW PPK/PPS ini berdasarkan SK KPU Kota Depok Nomor : 152-156/HK.03.1-Kpt/KPU-Kot/VII/2020 tentang Perubahan Atas SK Penetapan dan Pengangkatan Anggota PPK/PPS pada Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Depok 2020.

“Pelantikan PAW Badan Adhoc ini dilaksanakan karena ada enam orang, yang terdiri dari satu orang Anggota PPK dan lima orang Anggota PPS mengundurkan diri beberapa waktu yang lalu,” tutur Nana kepada Radar Depok, Jumat (31/07).

Nana merinci, adapun mereka yang dilantik, yakni Martejo sebagai Anggota PPK Cimanggis, Lucky Girinoto Lawalata sebagai Anggota PPS Kelurahan Mekarsari, Nurdiansyah sebagai Anggota PPS Kelurahan Cisalak Pasar pada Kecamatan Cimanggis.

Kemudian, Hasanain Assagaf sebagai Anggota PPS Kelurahan Limo Kecamatan Limo, Syahfruni sebagai Anggota PPS Kelurahan Sukamaju Kecamatan Cilodong dan Muhammad Aviz Fareza sebagai Anggota PPS Kelurahan Pancoranmas, Kecamatan Pancoranmas,” urainya

Ia pun mengucapkan selamat kepada Anggota PPK dan Anggota PPS yang baru saja dilantik. Dengan telah dilantiknya mereka berarti mereka sudah menjadi bagian dari Keluarga Besar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok.

Sebab, sambung Nana, sudah menjadi bagian dari keluarga besar KPU Kota Depok, tentu kami berharap mereka dapat melaksanakan tugas secara baik sebagaimana sumpah dan pakta integritas yang telah diucapkan saat pelantikan

“Jadi mereka sudah menjadi bagian dari penyelenggara Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Depok 2020,” tegas Nana.

Ia pun berpesan agar mereka yang telah dilantik menjalin komunikasi, koordinasi, serta dapat cepat beradaptasi dengan rekan-rekan kerjanya di wilayah masing-masing, agar soliditas langsung terbangun. Mereka wajib untuk segera bisa menyatu dalam PPK/PPS di tempat mereka bertugas.

“Mereka harus menjaga integritas dan berhati-hati. Karena sejak saat ini mereka sudah dibingkai oleh kode etik penyelenggara. Maka, mereka harus menjaga sikap, menjaga lisan, menjaga jari jemari saat bermedia sosial agar terhindar dari pelanggaran kode etik penyelenggara,” pesan Nana.

Nana melanjutkan, pihaknya juga akan pantau memantau kinerja mereka. Dan seluruh jajaran KPU dipantau pihak luar, apakah sudah betul atau belum kita menyelenggarakan pemilihan ini dengan berintegritas.

“Karenanya kedepankan integritas, independensi serta kode etik yang lainnya.  Saya juga berpesan bahwa saat ini tahapan Pilkada yang sedang dilaksanakan adalah coklit oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP). Jadi mereka sudah langsung mulai bekerja. Sehingga, tidak ada waktu lagi untuk santai-santai. Tapi sudah mulai langsung bekerja,” pungkas Nana. (rd/cky)

 

Jurnalis : Ricky Juliansyah

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

ulama ke idris imam

Persatuan Ulama-Habaib Depok Beri Restu Idris-Imam

DEKLARASI : Dihadiri Paslon Nomor Urut 2 dan elit partai Koalisi TAS, Persatuan Ulama dan

Read More...
penghargaan naik tingkat

Sanggar Ayodya Pala : Siswa Ujian Kenaikan Tingkat Raih Penghargaan

RAIH PENGHARGAAN : Sejumlah siswa Sanggar Ayodya Pala yang telah mengikuti Ujian Kenaikan Tingkat mendapatkan

Read More...
jatijajar repot urus administasi

Beredar Foto Spanduk ‘Ganti Lurah Jatijajar’

MUNDUR : Ketua RT dan RW, di lingkup RW2, Kelurahan Jatijajar, Kecamatan Tapos, mundur serentak

Read More...

Mobile Sliding Menu