Beranda Metropolis Lantik IPPEH Depok Sekaligus Sosialisasikan Program

Lantik IPPEH Depok Sekaligus Sosialisasikan Program

0
Lantik IPPEH Depok Sekaligus Sosialisasikan Program
LANTIK: Pelantikan pengurus IPPEH Kota Depok diadakan Sabtu lalu (29/8). Secara simbolis, kartu BPJS TK diberikan pada beberapa pengurus. FOTO : YUNIAR/RADAR DEPOK
penyerahan program IPPEH
LANTIK : Pelantikan pengurus IPPEH Kota Depok diadakan Sabtu lalu (29/08). Secara simbolis, kartu BPJS TK diberikan pada beberapa pengurus. FOTO : YUNIAR/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Pengurus Ikatan Pengusaha Produksi Event dan Hiburan (IPPEH) Kota Depok, punya ketua baru. Sabtu (29/8), bersamaan dengan pelantikan IPPEH, Ketua Dewan Pembina IPPEH Kota Depok, Babai Suhaimi didapuk menobatkan Taufikurrahman menjabat selama periode 2020-2025.

Ketua Dewan Pembina IPPEH Kota Depok, Babai Suhaimi mengatakan, para pekerja yang tergabung di IPPEH ini supaya tidak cengeng, tidak mengemis dan tidak meminta-minta pada pemerintah. Malah, dia berharap mereka kompak dengan pemerintah, siap menjalankan protokol kesehatan dan terus mengembangkan usaha. Terutama, bisa bekerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan (BPJS TK).

“Dari Rp17 ribu sebulan, pekerja sudah mendapatkan pelayanan dan pertanggungan kecelakaan. Kemudian jika meninggal dunia, keluarga yang ditinggalkan juga mendapat pertanggungan Rp42 juta,” jelas Babai kepada Harian Radar Depok, Sabtu (29/08).

Dalam acara tersebut, secara simbolis kartu BPJS TK juga diberikan pada beberapa pengurus IPPEH. Sedangkan bagi 150 pengurus dan anggota IPPEH Kota Depok lainnya, kartu BPJS TK sedang dipersiapkan. Itupun sudah diberikan gratis iuran selama sebulan oleh BPJS TK.

Sosialisasi manfaat kartu BPJS TK juga ditekankan kembali Kepala Bidang Kepesertaan, Yanuar Wirandono. Dia menegaskan,  program khusus pemerintah, yakni pemberian Bantuan Subsidi Upah (BSU) Rp600 ribu, secara simbolis sudah diresmikan Kamis lalu (27/8) oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara. Pemberian BSU ini ditujukan untuk meningkatkan daya beli pekerja, sehingga dapat mengantisipasi dan memulihkan kondisi ekonomi. Pekerja yang diberikan BSU ini ialah peserta BPJS TK yang masih aktif, sudah terdaftar dan sudah membayar iuran sampai dengan Juni 2020.

BSU Rp600 ribu ini juga akan diberikan selama 4 bulan dengan total Rp2,4 juta dan kurang lebihnya diberikan pada 13,5 juta pekerja seluruh Indonesia. Terkait hal ini, BPJS TK menjadi salah satu saluran yang digunakan pemerintah, karena memiliki data yang paling akurat dan lengkap sehingga diharapkan penyaluran BSU ini bisa berjalan lancar, tertib dan tepat sasaran.