Mengenal Komunitas Penikmat Alam (PENA) Depok : Lahir Dari Kegelisahan, Kini Intens Jaga Lingkungan (1)

In Metropolis
komunitas pena 1
KOMPAK : Komunitas Penikmat Alam (PENA) Depok saat melakukan kegiatan alam, beberapa waktu lalu. FOTO : ISTIMEWA

 

Menyandang ‘label’ sebagai pecinta alam tentu sangat berat. Karena memiliki tanggungjawab yang di emban, lebih dari sekedar menjaga dan melestarikannya. Komunitas Penikmat Alam (PENA) Kota Depok hadir dan mengajak setiap orang untuk menikmati alam tanpa merusak.

Laporan: Rubiakto

RADARDEPOK.COM – Malu jika hari ini kita mengatakan bahwa kita adalah orang yang mencintai alam ini. Bagaimana tidak, mulut mungkin dapat mengekspresikan apa yang tidak pernah pemilik jiwa dapat jalankan.

Kita bebas berteriak kepada dunia menunjukkan bahwa kita adalah jiwa pecinta alam sejati, bahkan sangat bangga jika orang tahu bahwa kita adalah orang yang penuh perasaan dengan sifat ini. Namun, dibalik itu semua kita pernah mencari kesimpulan dari apa arti mencintai dan menikmati, mungkin tidak pernah memikirkan sedetail itu.

Seperti dilakukan, Komunitas Penikmat Alam (PENA) Depok. Salah satu pengurus PENA Depok, Akmal mengatakan, berawal dari kegelisahan anak muda di Depok terhadap isu lingkungan yang masih menjadi momok menakutkan, akhirnya PENA resmi terbentuk 18 September 2018. Setiap kegiatan yang dilakukan pun sebagai bentuk kecintaan terhadap alam dan lingkungan.

“Tujuan utamanya menjalin silaturahmi antar pemuda dan komunitas, dengan meningkatkan kepedulian terhadap alam dan lingkungan sekitar,” kata Akmal.

Komunitas PENA bermarkas di Kampung Pulo RT3/8 Rangkapan Jaya, Pancoranmas, memiliki kegiatan naik gunung dan edukasi masyarakat tentang pelestarian lingkungan. Pihaknya akan terus melaksanakan kegiatan alam dan mengedukasi masyarakat.

Di antaranya, edukasi konservasi alam adalah program yang bertujuan mengenalkan konservasi lingkungan alam, dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya alam sebagai ekosistem kehidupan.

“Edukasi konservasi juga memberikan pengetahuan tentang berbagai permasalahan alam, bagaimana mengatasinya dan hubungan timbal balik dengan alam,” terangnya. (*)

 

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

ulama ke idris imam

Persatuan Ulama-Habaib Depok Beri Restu Idris-Imam

DEKLARASI : Dihadiri Paslon Nomor Urut 2 dan elit partai Koalisi TAS, Persatuan Ulama dan

Read More...
penghargaan naik tingkat

Sanggar Ayodya Pala : Siswa Ujian Kenaikan Tingkat Raih Penghargaan

RAIH PENGHARGAAN : Sejumlah siswa Sanggar Ayodya Pala yang telah mengikuti Ujian Kenaikan Tingkat mendapatkan

Read More...
jatijajar repot urus administasi

Beredar Foto Spanduk ‘Ganti Lurah Jatijajar’

MUNDUR : Ketua RT dan RW, di lingkup RW2, Kelurahan Jatijajar, Kecamatan Tapos, mundur serentak

Read More...

Mobile Sliding Menu