Beranda Politika Pengawasan Bawaslu Depok di Tahapan Coklit : Terbitkan Tiga Surat Imbauan, Tujuh Saran Perbaikan dan Lima Rekomendasi

Pengawasan Bawaslu Depok di Tahapan Coklit : Terbitkan Tiga Surat Imbauan, Tujuh Saran Perbaikan dan Lima Rekomendasi

0
Pengawasan Bawaslu Depok di Tahapan Coklit : Terbitkan Tiga Surat Imbauan, Tujuh Saran Perbaikan dan Lima Rekomendasi
KOMPAK : Ketua dan Komisioner Bawaslu Kota Depok saat melakukan SKPP Daring di Kantor Sekretariat Bawaslu Kota Depok, Jalan Raya Nusantara, Nomor 1, RT3/13 Kecamatan Beji. FOTO : ISTIMEWA
bawaslu samakan persepsi
KOMPAK : Ketua dan Komisioner Bawaslu Kota Depok saat melakukan SKPP Daring di Kantor Sekretariat Bawaslu Kota Depok, Jalan Raya Nusantara, Nomor 1, RT3/13 Kecamatan Beji. FOTO : ISTIMEWA

 

Tahapan pencocokan dan penelitian (Coklit) yang dilakukan KPU melalui Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) telah berakhir per 13 Agustus lalu. Bawaslu Kota Depok pun menuangkan laporan hasil pengawasan pada tahapan tersebut, apa saja isinya?

Laporan : Ricky Juliansyah

RADARDEPOK.COM – Pengawasan tahapan Coklit sejak 15 Juli hingga 13 Agustus 2020, dilakukan Bawaslu Kota Depok dan jajaran Panwas Kecamatan serta Panwas Kelurahan menggunakan metode pengawasan langsung dan tidak langsung, audit dan analisis secara sampling berdasarkan TPS Rawan yang telah disusun pada saat Rapat Persiapan Pengawasan sebelum tahapan dimulai.

Bahkan, Bawaslu Kota Depok juga membuka Posko Pengaduan Data Pemilih di tingkat Kota, Kecamatan dan Kelurahan dalam rangka menjaga hak pilih warga.

Berdasarkan hasil pengawasan, terfokus pada prosedur dan tata cara coklit, pengawasan pada potensi pelanggaran, serta penerapan protokol kesehatan COVID-19, Bawaslu Kota Depok mendapati 13 temuan perihal joki PPDP, PPDP berstatus kader Parpol, PPDP yang tidak menjalankan prosedur dan tata cara sesuai ketentuan, PPDP yang ditolak warga dan PPDP yang tak mengindahkan protokol kesehatan Covid-19.

Adapun Kecamatan dengan temuan terbanyak, yaitu Kecamatan Pancoranmas dan Bojongsari, sedangkan zero temuan di Sawangan, Cilodong dan Cipayung.

“Di antara semua temuan yang ada, ihwal rumah yang tidak di coklit merupakan temuan hasil audit pada hari terakhir Coklit. Dengan hasil pengawasan terdapat 59 rumah yang tidak di Coklit,” tutur Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antarlembaga (Hubal) Bawaslu Kota Depok, Dede Selamet Permana.