Pilkada Depok : Golkar-PKB Belok, PKS Kalem

In Utama
Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Depok, Moh Hafid Nasir
Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Depok, Moh Hafid Nasir.

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Depok, masih selow melihat Golkar dan PKB gabung dengan Gerindra dan PDIP. Tenggat waktu pendaftaran yang masih sebulan lagi, dinilai bongkar koalisi, bongkar calon dan bongkar calon masih taraf wajar.

Ketua DPD PKS Kota Depok, Hafid Nasir mengatakan, semua pasti ada dinamikanya jelang pendaftaran. Masih wajar. Tertata dengan PKS sudah berkomitmen mengusung Mohammad Idris, sebagai calon kepala daerah. Menurutnya, komitmen tersebut sudah terbangun cukup lama melalui komunikasi lintas parpol Tertata Adil Sejahtera.

“Jadi saya yakin Insha Allah komitmen ini akan terus terjaga sampai saatnya pendaftaran,” kata Hafid Nasir kepada Harian Radar Depok, Jumat (31/07).

Menanggapi Golkar dan PKB yang memilih keluar dari koalisi Tertata. Hafid menyebut, dinamika pasti ada menjelang pendaftaran, dan rekomendasi akhir tentunya dari DPP setiap parpol. “Mudah-mudahan Tertata Adil Sejahtera bisa terus membangun komunikasi dengan parpol lainnya,” katanya.

Sementara, Pentolan Partai Gerindra, PDI Perjuangan, Golkar, PKB dan PSI mengadakan pertemuan di Hotel Bumi Wiyata, Jalan Raya Margonda, Kecamatan Beji, Kota Depok, Kamis (30/7). Sekjen DPC Partai Gerindra Kota Depok, H. Hamzah pun meyakini koalisi 29 kursi legislatif tingkat Kota Depok itu pun segera terbentuk.

Hamzah mengungkapkan, pertemuan di Hotel Bumi Wiyata itu merupakan agenda tanpa jadwal dan secara spontanitas ketua dan sekretaris partai diajak diskusi, yakni dari Gerindra, PDI Perjuangan, Golkar, PKB dan PSI.

“Ternyata dalam bincang-bincang itu, kita punya visi misi yang sama, akhirnya mereka menyatakan bergabung di koalisi Gerindra-PDI Perjuangan,” kata Hamzah.

Ketua Komisi A DPRD Kota Depok ini menegaskan, hal tersebut tinggal menunggu pernyataan tertulis dari DPP masing-masing.

Intinya, Hamzah melanjutkan, baik Golkar, PKB dan PSI tidak membentuk poros baru, kemudian tidak akan bergabung dengan PKS. “Yang ketiga, mereka menyatakan bergabung dengan Gerindra-PDI Perjuangan,” tegasnya.

Pasca pertemuan tersebut, Golkar, PKB dan PSI akan segera melakukan deklarasi, seperti PKB yang akan melakukannya Rabu (5/8) atau Kamis (6/8). Sedangkan Golkar dan PSI menunggu calon Walikota, Pradi Supriatna dipanggil ke DPP mereka.

“Di tingkat kota, mereka sudah melaporkan ke DPP masing-masing. Kami menghargai dan menghormati proses politik yang dilakukan semua partai di internal mereka,” tutur Hamzah.

Wakil rakyat daerah pemilihan (Dapil) Tapos-Cilodong ini, meyakini keputusan bergabungnya Golkar, PKB dan PSI sudah mencapai 90 persen. Dan, jika bergabung, kekuatan partai pengusung Pradi Supriatna- Afifah Alia hingga 29 kursi.

“Kami juga akan mengajak PAN dan PPP untuk bergabung,” ujarnya.

Terkait surat rekomendasi dari Gerindra, Hamzah mengungkapkan, hal itu sudah ada dikantongnya sejak 18 Juni. Ia memunculkan hasil surat sakti tersebut karena telah mendapat izin dari Sekjen DPP Partai Gerinda, Ahmad Muzani dan Ketua Dewan Pembina DPC Partai Gerindra Kota Depok, Nuroji.

“Saya hanya menyampaikan. Tapi, pengumuman resmi akan disampaikan Ketua Umum Partai Gerinda, Pak Prabowo Subianto. Kita tunggu saja tanggalnya,” ucap Hamzah. (rd/rub/cky)

 

Jurnalis : Rubiakto, Ricky Juliansyah

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

ulama ke idris imam

Persatuan Ulama-Habaib Depok Beri Restu Idris-Imam

DEKLARASI : Dihadiri Paslon Nomor Urut 2 dan elit partai Koalisi TAS, Persatuan Ulama dan

Read More...
penghargaan naik tingkat

Sanggar Ayodya Pala : Siswa Ujian Kenaikan Tingkat Raih Penghargaan

RAIH PENGHARGAAN : Sejumlah siswa Sanggar Ayodya Pala yang telah mengikuti Ujian Kenaikan Tingkat mendapatkan

Read More...
jatijajar repot urus administasi

Beredar Foto Spanduk ‘Ganti Lurah Jatijajar’

MUNDUR : Ketua RT dan RW, di lingkup RW2, Kelurahan Jatijajar, Kecamatan Tapos, mundur serentak

Read More...

Mobile Sliding Menu