idris koalisi depok tertata
BENTUK KOALISI: (dari kiri) Ketua DPC Partai Demokrat, Edi Sitorus, Ketua DPD PKS Kota Depok, Moh. Hafid Nasir, Petahana Walikota Depok, Mohammad Idris, Ketua DPC PPP Kota Depok dan Ketua DPD PAN Kota Depok, Igun Sumarno usai bertemu membentuk koalisi Tertata Adil Sejahtera (TAS) dan mengusung petahana walikota di Pilkada Depok 2020 di salah satu rumah makan di Kelurahan Tapos, Kecamatan Tapos, Jumat (24/07). FOTO : RICKY/RADAR DEPOK
idris koalisi depok tertata
BENTUK KOALISI : (dari kiri) Ketua DPC Partai Demokrat, Edi Sitorus, Ketua DPD PKS Kota Depok, Moh. Hafid Nasir, Petahana Walikota Depok, Mohammad Idris, Ketua DPC PPP Kota Depok dan Ketua DPD PAN Kota Depok, Igun Sumarno usai bertemu membentuk koalisi Tertata Adil Sejahtera (TAS) dan mengusung petahana walikota di Pilkada Depok 2020 di salah satu rumah makan di Kelurahan Tapos, Kecamatan Tapos, Jumat (24/07). FOTO : RICKY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Menjelang pendaftaran nama calon Walikota Depok dan Wakil Walikota Depok, 4 September 2020 mendatang. Koalisi Tertata mulai digerus. Satu persatu partai koalisi : PPP, Demokrat, PAN dan PKB tersebut keluar dari Tertata. Setelah PKB belok, PAN juga ikut menentukan sikap. Hal ini diketahui bocornya rekomendasi yang diberikan kepada Rama Pratama dan calon lain.

Sekjen DPD PAN Kota Depok, Fitri Hariono menjelaskan, memang sampai hari ini partai PAN masih tergabung bersama dengan Koalisi Tertata.

“Sampai dengan hari ini, PAN masih tergabung bersama dengan koalisi Tertata, jika nantinya ada perubahan yang jelas kami akan ikuti arahan dari pusat,” tuturnya kepada Radar Depok, Minggu (23/08).

Dia juga menyebut, jika DPP tidak setuju dengan ajuan Depok dan pindah ke calon lain. Maka DPD PAN Depok wajib mengikuti keputusan tersebut.

“Saya rasa bukan hanya partai PAN saja, tetapi seluruh partai pun wajib mengikuti DPP, karena memang semua keputusan adanya di DPP,” ujarnya.

Sampai saat ini, pihaknya masih terus mendengarkan dan mematuhi apa yang menjadi keputusan bersama di pusat.

“Kami juga tidak bisa berbicara terlalu banyak, semua keputusan kami serahkan ke pusat, dan kami tunggu hingga sebelum pendaftaran calon Walikota dan Wakil Walikota Depok,” tegasnya.