Pilkada Depok : Usai PPP Giliran Demokrat dan PAN

In Utama
karikatur imam budi hartono
Imam Budi Hartono

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Pasca mendapat dukungan dari DPC PPP Kota Depok untuk menjadi Calon Wakil Walikota mendampingi Mohammad Idris pada Pilkada 2020, Imam Budi Hartono terus menggalang dukungan dari partai lain yang tergabung dalam Koalisi Tertata Adil Sejahtera (TAS) dan di luar koalisi tersebut.

“Alhamdulillah, saya bersyukur bisa diterima teman-teman di PPP Kota Depok. Hal tersebut dibuktikan langsung dengan dikeluarkannya surat rekomendasi ke DPW mereka, yakni Calon Walikota pak Mohammad Idris dan saya Calon Wakil Walikotanya,” tutur pria yang akrab disapa IBH kepada Radar Depok, Senin (3/8).

IBH menilai, dirinya dipilih menjadi pendamping Mohammad Idris karena melihat pengalaman di legislatif.

“Sepertinya, selain karena saya dipilih oleh pak Kyai Idris sebagai wakil beliau, PPP juga melihat pengalaman saya di pemerintahan yang sudah lebih dari 20 tahun. Bang Mazhab juga teman saya waktu di DPRD Depok, dia paham siapa saya,” tutur IBH.

Wakil Ketua Karang Taruna (Katar) Jawa Barat ini pun berharap dapat memenuhi harapan warga Depok dan pengurus serta kader DPC PPP Kota Depok dalam membangun Depok. Selanjutnya, ia pun akan terus melakukan komunikasi dan silaturahmi politik untuk menggalang dukungan terkait pencalonannya di pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Depok yang pemungutan suaranya dilaksanakan 9 Desember mendatang.

“Tentunya menjadi cita-cita bersama, bagaimana memajukan Kota Depok yang dibangun secara bersama. Saya pun akan silaturahmi ke teman-teman di Demokrat, PAN dan juga partai lainnya,” ucap IBH.

Sebelumnya, berdasarkan rapat pleno yang dilaksanakan Pengurus DPC PPP Kota Depok, Minggu (2/8) malam, nama Imam Budi Hartono direkomendasikan sebagai pendamping Mohammad Idris pada pemilihan Walikota dan Wakil Walikota pada 9 Desember mendatang.

Hal tersebut diperkuat dengan dikeluarkannya surat rekomendasi DPC PPP Kota Depok untuk DPW PPP Jawa Barat, dengan nomor 032/P-R/DPK/VIII/2020, perihal rekomendasi pasangan bakal calon Walikota Depok atas nama Mohammad Idris dan bakal calon Wakil Walikota Depok, Imam Budi Hartono yang ditandatangani Ketua DPC PPP Kota Depok, Qonita Lutfiyah dan Sekretaris DPC PPP Kota Depok, Mamun Abdullah.

“Betul, kami mengusulkan nama pak IBH sebagai pendamping Kyai Idris,” tutur Ketua Deks Pilkada DPC PPP Kota Depok, Mazhab HM kepada Radar Depok.

Dewan enam periode ini menjelaskan, berdasarkan hasil Rapat Pimpinan Cabang (Rapimcab) di Hotel Santika awal Juli lalu ada dua keputusan. Pertama, menetapkan Mohammad Idris sebagai calon walikota. Kedua, calon wakil walikota diserahkan ke DPC PPP Kota Depok.

“Malam ini, kami melakukan pleno, hasilnya secara bulat menetapkan IBH sebagai calon wakil walikota. Jadi kami menjalankan amanat dua Rapimcab tersebut,” jelas Mazhab.

Lebih lanjut Mazhab menjelaskan, berdasarkan hasil keputusan bersama Koalisi Tertata Adil Sejahtera (TAS), yang terdiri dari Demokrat, PAN, PKS dan PPP yang dihadiri Mohammad Idris, di mana sebelumnya Tertata mengusung nama Mohammad Idris sebagai Calon Walikota, sementara wakilnya diserahkan ke petahana walikota tersebut.

“Maka, sudah diputuskan Bang IBH mendampingi pak Kyai. Tentunya sebagai partai politik, khususnya PPP, mekanisme itu harus dijalankan,” ucap Mazhab.

Ia sendiri mengenal sosok IBH yang telah memiliki jam terbang tinggi di dunia politik dan juga legislatif, baik di tingkat Kota Depok maupun Provinsi Jawa Barat. Kemudian, di internal PKS masuk dalam bursa Pemilihan Umum Internal Raya (Pemira) DPD PKS Kota Depok.

“PKS sendiri mengusulkan nama Bang IBH, kemudian disetujui Mohammad Idris, disetujui PPP dan teman-teman lainnya. Karena sudah menempuh mekanisme partai, ini sudah final. Calon Walikotanya Pak Idris, Calon Wakilnya bang IBH,” tegas Mazhab.

Sementara, Sekjen DPC PPP Kota Depok, Mamun Abdullah menambahkan, hasil rapat pleno malam ini akan langsung diserahkan ke DPW PPP Jawa Barat. “Kenapa kami baru mengeluarkan surat rekomendasi paket, karena memang baru belakangan ini,” imbuh Mamun.

Bahkan, lanjut Mamun, PPP pun sudah menghadirkan seluruh PAC untuk berkoordinasi dan menyosialisasikan hasil pleno yang merekomendasikan pasangan Mohammad Idris-Imam Budi Hartono. “Kami sudah sangat siap menghadapi Pilkada, dan mesin-mesin partai pun akan dihidupkan kembali untuk memenangkan kontestasi Pilkada 2020,” lanjutnya.

Selanjutnya, pihaknya tinggal menunggu surat keputusan dari DPP, setelah ditindaklanjuti DPW PPP Jawa Barat. Bahkan, ia memastikan bakal mengawal surat putusan tersebut hingga DPP. “Saya bersama ibu ketua (Qonita, red) dan pak Mazhab akan mengawal itu (surat rekomendasi). Mulai dari DPW hingga DPP. Saya yakin keputusan itu sudah final,” pungkas Mamun. (rd/cky)

 

rekomendasi PPP kota depok
REKOMENDASI : Surat rekomendasi DPC PPP Kota Depok untuk DPW PPP Jawa Barat, dengan nomor 032/P-R/DPK/VIII/2020, perihal rekomendasi pasangan bakal calon Walikota Depok atas nama Mohammad Idris dan bakal calon Wakil Walikota Depok, Imam Budi Hartono yang ditandatangani Ketua DPC PPP Kota Depok, Qonita Lutfiyah dan Sekretaris DPC PPP Kota Depok, Mamun Abdullah. FOTO : ISTIMEWA

 

Jurnalis : Ricky Juliansyah

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

Ketua DPC Partai Hanura Kota Depok, Miftah Sunandar

Hanura Depok Mantap Dukung Pradi-Afifah

Ketua DPC Partai Hanura Kota Depok, Miftah Sunandar.   RADARDEPOK.COM, DEPOK – Satu lagi partai non parlemen

Read More...
walikota depok pakai masker CFD

Pisah Ranjang dengan Istri, Selamatkan Walikota Depok dari Covid-19

Walikota Depok, Mohammad Idris.   RADARDEPOK.COM, DEPOK - Berkaitan dengan Elly Farida yang terpapar virus Korona (Covid-19),

Read More...
alfamidi SMK Putra Bangsa

SMK Putra Bangsa Gulirkan Alfamidi Class

LULUSAN TERBAIK : Siswa-siswa SMK Putra Bangsa yang menjadi calon peserta Program Alfamidi Class berfoto

Read More...

Mobile Sliding Menu