Beranda Satelit Depok Positif Covid-19, Rumah Pejabat Sukmajaya Disterilkan

Positif Covid-19, Rumah Pejabat Sukmajaya Disterilkan

0
Positif Covid-19, Rumah Pejabat Sukmajaya Disterilkan
STERILISASI : Relawan PMI Kota Depok saat melakukan penyemprotan sterilisasi dengan disinfektan bagi kediaman ASN Sukmajaya yang positif di Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilodong. FOTO : ARNET/RADAR DEPOK
rumah camat sukmajaya
STERILISASI : Relawan PMI Kota Depok saat melakukan penyemprotan sterilisasi dengan disinfektan bagi kediaman ASN Sukmajaya yang positif di Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilodong. FOTO : ARNET/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, CILODONG  – Kediaman salah satu pejabat Kecamatan Sukmajaya  yang positif Covid-19, mendapat perhatian serius. Bahkan, PMI Kota Depok pun melakukan sterilisasi di rumah yang terletak , di Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilodong.

Wakil Ketua Markas PMI Depok, Imron Maulana mengatakan, kediaman tersebut dilakukan dengan inisiatif cepat petugas mengingat salah satu penghuninya dipastikan positif covid 19. Hal ini agar lingkungan sekitar tetap terjaga, terutama bagi penghuninya yang berada di rumah tersebut.

“Masih ada penghuni yang menjalani isolasi mandiri, ada 3 orang anak yang masih ada di rumah itu,” tegasnya saat dikonfirmasi Radar Depok. Jumat (28/08).

Dalam penyemprotan tersebut,  PMI menerjunkan enam relawan lengkap dengan Alat Pelindung Diri (APD) khusus. Sebanyak 100 liter cairan disinfektan digunakan untuk mensterilkan seluruh ruangan yang ada di rumah ASN Sukmajaya tersebut.

“Kami lakukan mulai pukul 13.00 WIB sampai 15.00 WIB. Kita lakukan berulang kali, termasuk jalan lingkungan di sana,” ungkap Imron.

Di lokasi berbeda, Kepala UPTD Puskesmas Cilodong, Dharma Ningsih menerangkan, tentunya ada yang melakukan isolasi secara mandiri di kediaman tersebut, mengingat tidak seluruhnya terkonfirmasi positif. Sehingga pihak Puskesmas yang berwengan menangani warga Kelurahan Kalibaru melakukan pemantauan.

Beberapa hal yang dilakukan Puskesmas, seperti menjalin komunikasi secara intens untuk memantau perkembangan kesehatan. Jika ada keluhan yang memerlukan obat atau perlu vitamin, maka Puskesmas akan mengirimkan melalui petugas lapangan.