Protes simulasi pilkada ricuh
SIAP SEDIA : Anggota Polrestro Depok saat menggelar latihan Pra Simulasi Pengamanan Pilkada Depok 2020, di Alun-alun Kota Depok, Sabtu (15/08) siang. FOTO : JUNIOR/RADAR DEPOK
Protes simulasi pilkada ricuh
SIAP SEDIA : Anggota Polrestro Depok saat menggelar latihan Pra Simulasi Pengamanan Pilkada Depok 2020, di Alun-alun Kota Depok, Sabtu (15/08) siang. FOTO : JUNIOR/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Suasana Alun-alun Kota Depok, Sabtu (15/8) siang, memanas. Bukan hanya karena mentari bersinar terik, namun disebabkan puluhan massa yang emosi berkumpul jadi satu. 

Ada dari massa yang terus mengeluarkan kata-kata berbau provokatif. Apalagi juga ada yang membekali diri dengan senjata tumpul. Mulai dari batang kayu dan bambu. Batu pun ada dalam genggaman. Mereka ini memang bersiap untuk bentrok. 

Belakangan diketahui, mereka tidak terima dengan tahapan Pilkada Depok 2020. Meski begitu, reaksi semacam ini bukannya tidak diantisipasi. Pasalnya di lokasi pula, anggota Polrestro Depok juga telah berjaga. Tim elit pun diturunkan, mulai dari Tim Jaguar sampai Raimas Reborn. 

Polisi tidak serta merta meladeni massa. Dicoba dahulu cara dialogis. Tapi apa boleh buat. Massa yang kadung gelap mata, lebih memilih cara-cara fisik. Bentrok pun tidak bisa dihindarkan. Mereka melempari polisi dengan batu dan kayu. 

Beruntung hal tersebut tidak berlangsung lama. Polisi bisa segera mengamankan situasi, dengan mengamankan oknum provokator. Akibat peristiwa tersebut, beberapa dari massa mengalami luka. Saat ini, sudah dalam perawatan tenaga medis. 

Tenang dulu. Seluruh kejadian tersebut merupakan bagian dari latihan Pra Simulasi Pengamanan Pilkada Depok 2020.