Santri tidak pakai masker
TERCIDUK : Santri asal Banten terjaring razia masker di Simpang Jalan Raya Siliwangi-Margonda, Senin (24/08). FOTO : DICKY/RADAR DEPOK
Santri tidak pakai masker
TERCIDUK : Santri asal Banten terjaring razia masker di Simpang Jalan Raya Siliwangi-Margonda, Senin (24/08). FOTO : DICKY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Sejumlah anak yang mengaku sebagai santri asal Provinsi Banten, terjaring razia masker di Simpang Jalan Raya Siliwangi-Margonda, Kecamatan Pancoranmas. Senin (24/08). Sebagai konsekuensi karena tidak mengenakan masker, santri tersebut diberikan sanski sosial.

Salah seorang Santri, Andi mengatakan, dia bersama ke empat temannya sehabis melakukan ziarah ke wilayah Cianjur. Saat hendak pulang ke Banten dan melintas wilayah Kota Depok, Andri bersama temannya terjaring razia masker yang dilaksanakan Satpol PP Kota Depok bersama Dishub, TNI, dan Polri.

“Kirain ga ada Korona pak jadi ga pake masker. Kami adalah santri dari kawasan Banten,” ujar Andri kepada Radar Depok.

Andri mengakui, mengetahui adanya virus Korona dan harus mengenakan masker. Namun, Andri berkilah bahwa di wilayah Banten tidak ada virus Korona, sehingga tidak mengenakan masker. Andri mengetahui di Kota Depok terjadi penyebaran virus korona, namun Andri mengaku lupa tidak mengenakan masker.

Sebagai gambaran, Andri bersama ke empat temannya dari Cianjur hendak pulang ke Banten dengan cara menumpang kendaraan bak terbuka, maupun truk. Dari satu kota ke kota lain, Andri bersama rekannya menumpang kendaraan. Bermodalkan pakaian dan sarung yang dibawa, Andri sudah tiga hari melakukan perjalanan dari Cianjur ke Banten. (rd/dic)  

 

Jurnalis : Dicky Agung Prihanto

Editor : Pebri Mulya