Siap-siap, Margonda-Raya Bogor Terapkan E-Tilang

In Metropolis
bulan depan E tilang depok
TINJAU : Wakasatlantas Kompol Untung didampingi Kanit Keamanan dan Keselamatan Satlantas Polres Metro Depok saat meninjau pelaksanaan E-TLE lampu merah Medan 9 Jalan Raya Margonda, Selasa (4/8). FOTO : DICKY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Mulai September bulan depan pengendara di Kota Depok jangan sekali-kali seenak jidatnya labas aturan. Selasa (4/8), Satlantas Polres Metro (Polrestro) Depok dan Pemkot Depok memastikan akan menerapkan E-Tilang atau E-TLE. Sasarannya, di Jalan Raya Margonda dan Jalan Raya Bogor.

Kasatlantas Polrestro Depok, Kompol Erwin Aras Genda mengatakan, selama pelaksanaan Operasi Patuh Jaya 2020. Kota Depok menjadi penyumbang terbesar pelanggaran yang ada di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya. Terlebih, pelanggar banyak ditemukan terhadap pengendara melawan arus. Sehingga masih rendahnya tata tertib masyarakat berlalu lintas.

“Kami mengantisipasi dengan bekerjasama Pemerintah Kota Depok akan melaunching pemberlakuan E-TLE pada bulan depan,” ujar Erwin Aras Genda kepada Radar Depok, Selasa (4/8).

Erwin menjelaskan, pemberlakukan E-Tilang akan mengedepankan hasil kamera yang terpasang di titik Jalan Raya Margonda. Rencana tersebut telah melalui kajian Ditlantas Polda Metro Jaya serta survei vendor. Berbagai upaya peninjauan baik kesiapan sarana dan prasarana tengah di matangkan. Rencananya pemasangan akan di tempatkan di Jalan Raya Margonda dan Jalan Raya Bogor.

Apabila tidak ada aral melintang, pemberlakuan sekaligus launching E-TLE dapat dilaksanakan pada pertengahan September. Penerapan tilang E-TLE dibagi tiga tahap. Tahap pertama dilaksanakan pada September, tahap kedua dilaksanakan pada 2 Nopember, dan tahap ketiga pada 3 Februari 2021.

Keberadaan E-TLE, kata dia, dapat meningkatkan kedisiplinan masyarakat terhadap kepatuhan hukum, serta keamanan masyarakat dalam berkendara. Selain itu, E-TLE dapat memberikan efek jera kepada pelanggar lalu lintas dan mendisiplinkan masyarakat Kota Depok berlalu lintas.

“Ada E-TLE dapat mengawasi pengendara selama 24 jam untuk tertib berlalu lintas, apabila melanggar akan terpotret dan dikirim pelanggaran tersebut ke alamat pelanggar sesuai identitas,” tegasnya.

Salah satu pengendara, Wanda Fanda L mengaku, sangat mendukung bila ini benar-benar terjadi. Sebab, sejauh ini memang tingkat disiplin warga Depok dalam berkendara sangat minim. Bisa dilihat masih banyak pendara yang berani lawan arah di Dewi Sartika.

“Baguslah biar pengendara bisa lebih disiplin,” singkat warga Kelurahan Depok ini. (rd/dic)

 

Jurnalis : Dicky Agung Prihanto

Editor : Pebri Mulya

 

You may also read!

Ketua DPC Partai Hanura Kota Depok, Miftah Sunandar

Hanura Depok Mantap Dukung Pradi-Afifah

Ketua DPC Partai Hanura Kota Depok, Miftah Sunandar.   RADARDEPOK.COM, DEPOK – Satu lagi partai non parlemen

Read More...
walikota depok pakai masker CFD

Pisah Ranjang dengan Istri, Selamatkan Walikota Depok dari Covid-19

Walikota Depok, Mohammad Idris.   RADARDEPOK.COM, DEPOK - Berkaitan dengan Elly Farida yang terpapar virus Korona (Covid-19),

Read More...
alfamidi SMK Putra Bangsa

SMK Putra Bangsa Gulirkan Alfamidi Class

LULUSAN TERBAIK : Siswa-siswa SMK Putra Bangsa yang menjadi calon peserta Program Alfamidi Class berfoto

Read More...

Mobile Sliding Menu