Beranda Metropolis Sidang WNA Belanda Hadirkan Tiga Saksi

Sidang WNA Belanda Hadirkan Tiga Saksi

0
Sidang WNA Belanda Hadirkan Tiga Saksi
JALANI SIDANG: Warga Negara Asing (WNA) asal Belanda dihadirkan Jaksa Penuntut Umum sebagai terdakwa dengan Nomor Perkara 408/Pid.Sus/2020 PN Depok. FOTO : RUBIAKTO/RADAR DEPOK
sidang WNA di depok
JALANI SIDANG : Warga Negara Asing (WNA) asal Belanda dihadirkan Jaksa Penuntut Umum sebagai terdakwa dengan Nomor Perkara 408/Pid.Sus/2020 PN Depok. FOTO : RUBIAKTO/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Warga Negara Asing (WNA) asal Belanda, Ferdinand Eduard De Fretes (77) dihadirkan Jaksa Penuntut Umum sebagai terdakwa, dengan Nomor Perkara 408/Pid.Sus/2020 PN Depok, yang dipimpin Majelis Hakim Rizky Mubarak Nazario, dengan anggota Darmo Wibowo Mohammad dan Divo Ardianto, didampingi Panitera Pengganti Edi Sofyan.

JPU Indah Sulistio Sapto Karini menjerat terdakwa dengan dakwaan Subsidaritas. Yakni Primair, perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 44 Ayat (1) UU Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan KDRT Subsidair, dalam Pasal 44 Ayat (4) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan KDRT.

Dalam surat dakwaannya bahwa terdakwa melakukan perbuatan kekerasan fisik dalam lingkup rumah tangga terhadap isterinya, Yuliana di Jalan Puring RT1/7 Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoranmas, Kota Depok.

Pada agenda sidang Rabu (26/08), JPU juga menghadirkan tiga saksi. Di antaranya Yuliana (korban) yang juga sebagai istri terdakwa, Rohmat, dan Sudarmoyo. Sebelum memberikan keterangan, ketiganya diambil sumpah di persidangan.

Keterangan saksi korban Yuliana di persidangan yang dibuka dan terbuka untuk umum ini, diketahui bahwa dirinya telah mendapatkan perlakuan kekerasan dari terdakwa.

“Kekerasan yang saya alami pada 5 Oktober 2019, sekitar jam enam pagi setelah saya pulang belanja sayuran. Saya ke dapur antar sayuran, kemudian keluar lagi untuk mengambil handphone (HP) yang ketinggalan di motor,” ungkap Yuliana.