Beranda Pendidikan SMA PGRI Depok Maksimalkan PJJ

SMA PGRI Depok Maksimalkan PJJ

0
SMA PGRI Depok Maksimalkan PJJ
JARAK JAUH : Proses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di SMA PGRI Kota Depok, kemarin (27/08). Setiap harinya, guru yang hadir bertugas ke sekolah dibatasi hanya lima orang. Yaitu guru yang mengajar dan guru piket. FOTO : AGUNG/RADAR DEPOK
PJJ di SMA PGRI Depok
JARAK JAUH : Proses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di SMA PGRI Kota Depok, kemarin (27/08). Setiap harinya, guru yang hadir bertugas ke sekolah dibatasi hanya lima orang. Yaitu guru yang mengajar dan guru piket. FOTO : AGUNG/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, PANCORANMAS – Di masa pandemi Covid-19, proses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di SMA PGRI Kota Depok terus dimaksimalkan. Meski begitu, guru yang hadir bertugas ke sekolah dibatasi hanya lima orang. Yaitu guru mengajar dan guru piket.

Kepala SMA PGRI Kota Depok, Nina Marliana menuturkan, PJJ dilaksanakan dari Senin hingga Sabtu pukul 07.30 sampai 12.00, dengan sempat mata pelajaran setiap harinya.

“Meski pun masih dimasa pandemi, kami tetap memaksimalkan proses PJJ ini dengan baik. Komunikasi terus dibangun antara siswa dan para guru,” ungkap Nina kepada Radar Depok.

Selain itu, pihak sekolah juga tetap menerapkan protokol kesehatan selama PJJ. Dan kehadiran guru piket di sekolah lanjut Nina, untuk memantau kehadiran para guru, kemudian mengumpulkan laporan dari guru setelah berlangsungnya PJJ.

“Sesudah pembelajaran itu guru mengabsen secara virtual, dan itu sudah ada di dalam e-Learning sekolah. Jadi kalau ada siswa masuk kelas, di situ ada pop up akan langsung terabsen. Piket itu langsung memberikan ke TU, kemudian direkap dan dimonitor kehadiran siswanya,” tuturnya.

Guna memaksimalkan PJJ, SMA PGRI Depok juga menyediakan fasilitas komputer bagi para guru dan penyediaan WiFi. Guru yang hadir di sekolah, juga akan membantu kesulitan yang dihadapi para siswa. Selain itu, bisa mendapatkan informasi mengenai siswa atau inovasi-inovasi baru.

“Kami berharap selama PJJ ini, guru dapat memberikan inovasi yang diberikan kepada siswa. Orang tua pun harus pro aktif ketika mendampingi anaknya belajar. Nantinya akan terbangun kerjasama antara orang tua di rumah, dan guru di sekolah. Sehingga PJJ bisa maksimal,” ujarnya.