Beranda Utama Tak Ada Sanksi Jika Melanggar Jam Malam di Depok

Tak Ada Sanksi Jika Melanggar Jam Malam di Depok

0
Tak Ada Sanksi Jika Melanggar Jam Malam di Depok
PRTOKOL KESEHATAN : Aktivitas warga di salah satu pusat perbelanjaan di Kota Depok. FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK
aktivitas di mal depok
PROTOKOL KESEHATAN : Aktivitas warga di salah satu pusat perbelanjaan di Kota Depok. FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Kebijakan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (PP Covid-19) Kota Depok memberlakukan jam malam, ternyata belum ada sanksi untuk yang melanggarnya.

Berdasarkan keterangan dari Juru Bicara Gugus Tugas PP Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana, untuk pengawasan pemberlakuan jam malam pihaknya akan melakukan pengawasan dan penertiban protokol kesehatan secara tegas. Baik untuk warga secara individu, kelompok, pelaku usaha, dan kantor.

“Kami akan patroli dan razia terhadap pelanggar jam malam. Kami belum membuat kebijakan sanksi, tapi dengan teguran dan pembubaran tempat berkumpul di malam hari. Akan kami evaluasi setiap harinya, apakah efektif hanya teguran atau sanksi,” tegasnya.

Dimana, dalam kebijakan tersebut ada beberapa poin yang menjadi pembatasan aktivitas masyarakat. Diantaranya toko, rumah makan, cafe, mini market, midi market, super market, dan mal beroperasi hingga pukul 18.00 wib.

Sedangkan khusus untuk layanan antar dapat dilakukan hingga pukul 21.00 wib. Laluuntuk aktivitas warga dibatasi maksimal sampai pukul 20:00 WIB.

“Kebijakan tersebut mulai berlaku Senin (31/08),”  tuturnya.

Adanya pembatasan aktivitas bagi para pengelola cafe dan rumah makan disoroti oleh sejumlah pihak. Salah satunya diungkapkan Kahfi Kamaru pemilik cafe Rumah Kawan di Jalan Bima Raya Kelurahan Mekar Jaya, Sukmajaya. Ia mengaku, pembatasan aktivitas tersebut cukup membuatnya was-was.