turnamen layangan di pancoranmas
TURNAMEN LAYANG-LAYANG: Para peserta turnamen layang-layang Depok Bersatu, Kaldera Indonesia Raya sedang 'menerbangkan' layang-layang, di lapangan LCC Kamboja, Kelurahan Depok, Pancoranmas, Sabtu (22/8). Insert: salah satu peserta sedang beraksi. FOTO : ISTIMEWA
turnamen layangan di pancoranmas
TURNAMEN LAYANG-LAYANG : Para peserta turnamen layang-layang Depok Bersatu, Kaldera Indonesia Raya sedang ‘menerbangkan’ layang-layang, di lapangan LCC Kamboja, Kelurahan Depok, Pancoranmas, Sabtu (22/08). FOTO : ISTIMEWA

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Sebanyak 100 tim dari berbagai wilayah Kota Depok mengikuti turnamen layang-layang, di lapangan LCC Kamboja, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoranmas, Sabtu (22/8). Turnamen tersebut diberi nama layang-layang Depok Bersatu, Kaldera Indonesia Raya.

Ketua Umum Kaldera Indonesia Raya, Adi Febrianto Sudrajat menuturkan, turnamen layang-layang tersebut digelar untuk memperingati Dirgahayu Republik Indonesia Ke-75 tahun.

“Dalam kegiatan itu juga diadakan penaikan layang-layang bernuansa merah putih secara serentak,” ungkap Febrianto kepada Radar Depok, Minggu (23/08).

Febrianto menilai, budaya bermain layang-layang ini sudah ada sejak lama di Kota Depok. Dahulu, biasanya diadakan setelah masa panen. Hadiahnya pun berupa hasil ternak seperti kambing, ayam, dan lain-lain.

“Adanya kegiatan ini kami berharap, warga Depok bisa berinteraksi dan berkompetisi seni ketangkasan mengendalikan layang-layang, dan juga meningkatkan sportifitas antar warga,” tutur pria yang akrab disapa—Apep—ini.

Selain itu, turnamen layang-layang juga mendorong kreatifitas warga dan dapat membantu perkembangan ekonomi UMKM, melalui kerajinan membuat layang-layang.