orang dihukum menyapu
DIHUKUM : Tiga Pilar Keluarahan Pondok Petir, Bojongsari,  bersama pengurus Kampung Siaga Covid-19 Pondok Petir, menggelar razia masker di lingkungan pasar tradisional di RW6, RW7, dan RW8. FOTO : INDRA SIREGAR/RADAR DEPOK
orang dihukum menyapu
DIHUKUM : Tiga Pilar Keluarahan Pondok Petir, Bojongsari,  bersama pengurus Kampung Siaga Covid-19 Pondok Petir, menggelar razia masker di lingkungan pasar tradisional di RW6, RW7, dan RW8. FOTO : INDRA SIREGAR/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, PONDOK PETIR – Tiga Pilar Keluarahan Pondok Petir, Bojongsari,  bersama pengurus Kampung Siaga Covid-19 Pondok Petir, menggelar razia masker di lingkungan pasar tradisional di RW6, RW7, dan RW8.

Lurah Pondok Petir, Rizal Farhan mengatakan, razia tersebut dilakukan untuk mengingatkan warga, agar senantiasa mematuhi protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19. Hasilnya, 25 orang kedapatan tidak memakai masker. Mereka dihukum sosial : menyapu pasar.

“Kami ingin agar warga terbebas dari penularan virus ini, maka dari itu kami tidak lelah untuk terus mengingatkan mereka untuk mematuhi protokol kesehatan, salah satunya lewat razia ini,” kata Farhan kepada Radar Depok, belum lama ini.

Dia menuturkan, selain melakukan razia, mereka juga turut menyosialisasikan pentingnya penggunaan masker dan mematuhi protokol kesehatan kepada pengunjung maupun penjual yang ada di pasar tersebut.

“Kami juga melibatkan petugas Linmas Kelurahan Pondok Petir dan pengurus RW6, RW7,dan RW8, yang wilayahnya masuk ke dalam pasar,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Kampung Siaga Covid-19 Pondok Petir, Anwar Syahdat mengungkapkan, kegiatan tersebut dilakukan lantaran adanya laporan dari masyarakat, yang mengatakan sebagian pengunjung dan penjual di pasar tersebut tidak menggunakan masker.

“Saat kami lakukan razia, ada puluhan orang baik pengunjung maupun pedagang di pasar ini yang tidak pakai masker,”bebernya.

Lebih lanjut, sambung dia, bagi orang yang terjaring, dikenakan sanksi sosial berupa hukuman membersihkan fasilitas umum yang ada di pasar.

“Kami minta pelanggar untuk menyapu beberapa fasilitas yang ada di pasar sebagai hukuman,” tuturnya.