Atlet Paket 22 Tes Kebugaran

In olahraga, Depok Sport
tes kebugaran atlet
TES KEBUGARAN : Atlet Paket 22 sedang menjalani tes kebugaran. Tes kebugaran ini akan digunakan sebagai sarana promosi dan degradasi. FOTO : YUNIAR/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Sejumlah atlet yang tergabung dalam Program Akselerasi Atlet Terpadu menuju Pekan Olahraga Provinsi Jawa Barat 2022 (Paket 22), mengikuti tes kebugaran, Sabtu (5/9).

Para atlet tersebut, merupakan atlet potensial dan terbaik perwakilan dari setiap cabang olahraga di Kota Depok, dengan jumlah 117 atlet. Pembinaan dan pendampingannya, mereka dinaungi oleh KONI Kota Depok.

Wakil Ketua Umum I KONI Kota Depok, Herry Suprianto menuturkan, atlet Paket 22 diharapkan berprestasi dan menyumbang medali pada Pekan Olahraga Provinsi Jabar 2022, dengan target masuk 10 besar. Tes kebugaran tersebut bertujuan agar fisik atlet selalu dalam kondisi prima.

“Tahun ini KONI Depok mengadakan dua kali tes kebugaran, September dan Desember. Tes kebugaran ini akan digunakan sebagai sarana promosi dan degradasi atlet Paket 22,” tutur Herry kepada Radar Depok.

Jadi lanjut Herry, jika performa mereka tidak sesuai standar atlet untuk berprestasi, ada kemungkinan sejumlah atlet terdegradasi.

Tanpa kondisi fisik yang prima Herry menilai, atlet akan sulit berprestasi. Apalagi kondisi pandemi Covid-19, mereka harus tetap menjaga dan meningkatkan kondisi fisiknya, baik saat latihan sendiri maupun di klub olahraganya.

“Hasil tes kebugaran tidak sekaligus diketahui. Tapi beberapa hari ke depan sudah keluar hasilnya,” terangnya.

Sementara itu, Kabid Penelitian dan Pengembangan, Sujarwo menilai, tes kebugaran ini juga bisa dijadikan dasar menentukan klasifikasi atau pengelompokkan atlet, dari prioritas, unggulan, dan biasa.

“Dengan adanya tes kebugaran ini, sebenarnya bisa diketahui secara keseluruhan. Mulai dari kekuatan, kecepatan, kelincahan, kelenturan dan daya tahan,” ujarnya.

tes kebugaran atlet
TES KEBUGARAN : Atlet Paket 22 sedang menjalani tes kebugaran. Tes kebugaran ini akan digunakan sebagai sarana promosi dan degradasi. FOTO : YUNIAR/RADAR DEPOK

 

Selain tes kebugaran, para atlet ini juga harus makan makanan bergizi. Karena jika tidak cukup gizi maka nutrient energi yang diperlukan dari glikogen otot atau glukosa darah, bisa menyebabkan kelelahan dan akibatnya bisa memengaruhi prestasi atlet. (rd/cr1)

 

Jurnalis : Yuniar

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

geber pemilih pradi afifah

Geber Pradi-Afifah, IT Ajak Pemilih Objektif

SEMANGAT : Sahabat Imam Turidi bersiap memasang alat peraga, sebagai bentuk dukungan untuk pasangan Pradi

Read More...
yamaha motor jabodetabek

Yamaha Motor Jabodetabek Bertabur Hadiah

APRESIASI : Walaupun dalam masa pandem,i Yamaha Motor Jabodetabek bersama dengan jaringan dealer area Jabodetabek tetap

Read More...
pelayanan kecamatan tapos dibuka lagi

Pelayanan Masyarakat Pasca Ditutupnya Kecamatan Tapos : Pelayanan Tetap Berjalan, Berbagi Ruang dengan Kelurahan Tapos

PELAYANAN : Warga Kecamatan Tapos tengah melakukan pelayanan di kantor Kelurahan Tapos, Senin (7/9). FOTO

Read More...

Mobile Sliding Menu